Virus Corona Jabodetabek

15 RW di Jakarta Barat yang Masih Berstatus Zona Merah Dilarang Terapkan PSBB Transisi

Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi memastikan 15 RW itu belum dapat menjalankan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.

Wartakotalive.com/Desy Selviany
Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi ditemui di Pasar Tomang Barat, Grogol Petamburan, Kamis (4/6/2020). 

WARTAKOTALIVE, GROGOL PETAMBURAN - Masih ada 15 RW di Jakarta Barat yang menyandang status zona merah Covid-19.

Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi memastikan 15 RW itu belum dapat menjalankan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.

"Sampai saat ini RW yang masih berstatus merah Covid-19 kami awasi dengan ketat."

UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia 5 Juni 2020: 9.443 Pasien Sembuh, 29.521 Positif, 1.770 Wafat

"Tempat lain sudah ada wilayah umum yang dibuka, kalau RW zona merah masih belum," kata Rustam ditemui di Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu (6/6/2020).

Ia juga mengaku telah meminta tokoh masyarakat setempat agar aktif menjaga kawasan itu dari akses keluar masuk warga luar.

Hal itu agar penyebaran Covid-19 di Jakarta Barat dapat ditekan.

34 DPD Minta Prabowo Subianto Jadi Ketua Umum Partai Gerindra Lagi, Bakal Disahkan di Kongres

Tim kesehatan juga akan terus memantau kesehatan para warga yang tinggal di zona merah Covid-19.

"Karena kalau wilayah zona merah pasti ada warga yang jalani isolasi mandiri, sehingga kami terus pantau kesehatan mereka," paparnya.

Sementara, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Audie Latuheru siap mengerahkan anggotanya untuk memantau RW yang masih masuk zona merah di Jakarta Barat.

KPK Diminta Ungkap Oknum yang Bantu Nurhadi dan Menantunya Selama Buron, Bisa Dijerat Pasal Ini

Hal itu agar para warga benar-benar menjalankan peraturan PSBB dengan baik.

Halaman
123
Penulis: Desy Selviany
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved