Breaking News:

Berita Daerah

Walkout Saat Sidang Berlangsung, Dua JPU Kejari Medan Dilaporkan ke Bidang Pengawasan Kejagung RI

Walkout Saat Sidang Berlangsung, Dua JPU Kejari Medan Dilaporkan ke Bidang Pengawasan Kejagung RI

Editor: Dwi Rizki
Tribunnews/Herudin
Kantor Kejaksaan Agung, di Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dinilai tidak melaksanakan surat edaran kesepahaman antara Mahkamah Agung, Kepala Kejaksaan Agung dan Kemenkumham tentang sidang teleconference semasa Pandemi Covid-19, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Medan, Sumatera Utara dilaporkan ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

JPU tersebut antara lain Joice V Sinaga SH dan Arta Sihombing SH.

Keduanya dilaporkan kepada Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Laporan tersebut disampaikan oleh Muara Karta Simatupang SH MH mewakili kliennya, Benny Hermanto yang menjalani sidang kasus dugaan penggelapan dan penipuan bisnis kopi yang disangkakan Suryo Pranoto.

Kedua oknum jaksa tersebut dinilainya tidak profesional dalam menjalankan tugas negara.

Sebab, lanjutnya, jaksa keluar ruangan sidang lantaran terdakwa tidak hadir dalam persidangan dengan alasan sakit ketika sidang pembacaan pledoi yang digelar secara online.

"Jaksa ngotot sekali melawan Penetapan Majelis hakim yang menetapkan sidang dilakukan melalui online," ungkap Muara Karta pada Jumat (5/6/2020).

"Karena sejak awal Maret 2020 sampai dengan saat ini situasi pandemi, lockdown, PSBB serta penutupan penerbangan, sementara terdakwa tinggal menetap di DKI Jakarta," tambahnya.

Selain merujuk pada PSBB DKI Jakarta yang tidak memperbolehkan warga Jakarta keluar ke daerah, terdakwa katanya menderita sakit kanker hati serta paru paru.

Sehingga kondisinya tidak bisa berjalan jauh.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved