Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Korban PHK Tangerang 'Serbu' Kantor BPJamsostek

Peserta BPJS itu ingin mendapatkan haknya yakni jaminan setelah pensiun mau pun terkena PHK.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Korban PHK mendatangi BPJAMSOSTEK untuk mengurus uang jaminan sosial ketenagakerjaan, Jumat (5/6/2020). 

"Kami juga siapkan komputer untuk proses wawancara tersebut. Satu petugas bisa melayani 4 orang," kata Fahmi.

Dalam sehari, kata Fahmi, BPJS melayani 200 orang. Pelayanan dibuka pukul 07.30-15.00 WIB.

"Total yang mengajukan klaim sejak 23 Maret sampai saat ini ada sekitar 5.600 kasus yang berkasnya sudah kita proses. Mereka mayoritas merupakan korban PHK," katanya.

 Beredar Kabar Para Pilot Kena PHK, ini Penjelasan Dirut Garuda Indonesia

 Selain Wabah Virus Corona, Banyaknya Korban PHK Jadi Faktor Menurunnya Jumlah Urban ke Kota Tangsel

Dia mengatakan, selama masa pandemi ini BPJS Ketenagakerjaan mampu membayar klaim dari ribuan peserta BPJS itu. Mulai dari klaim jutaan, puluhan juta hingga ratusan juta rupiah.

"Kendalanya di lapangan para peserta harus sabar. Kami kan terbatas waktu untuk melayaninya. Pencariannya bisa satu hari kemudian setelah berkas kami proses," tutur Fahmi.

Sementara itu, Eli (30), peserta BPJS Ketenagakerjaan datang dari pukul 07.00 WIB dan baru siang hari mendapatkan pelayanan. Dia berasal dari Legok, Kabupaten Tangerang.

"Datang dari pagi, antrenya panjang. Saya kena PHK, ke sini mengajukan klaim. Lumayan uangnya buat kehidupan sehari-hari, jajan anak-anak. Anak saya dua, pusing banget sudah enggak kerja sekarang," ucap Eli.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved