Breaking News:

Berita Internasional

Remaja 15 Tahun Cekik Ibunya Hingga Tewas Diduga karena Stres, Efek Pola Asuh Keluarga Tunggal?

Tragis. Seorang remaja di China dilaporkan membunuh ibu kandungnya karena stres. Efek single parent atau keluarga tunggal?

Editor: Wito Karyono
Global Times dan China Press
Foto keluarga tunggal alias single parents. Namun sang ibu, Zhang dilaporkan meninggal dunia karena dicekik anaknya yang masih remaja. Sang anak berusia 15 ahun diduga stres karena terlalu dikekang sang ibu. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Tragis. Seorang remaja di China dilaporkan membunuh ibu kandungnya karena stres. Efek single parent atau keluarga tunggal?

Menjadi orang tua tunggal memang tak mudah. Sebab, mereka diharuskan untuk menjalani dua peran sekaligus, yakni sebagai ayah dan juga ibu.

Belum lagi harus menghadapi anak yang stres karena perceraian kedua orangtuanya.

Cerita Satu Keluarga di Surabaya Meninggal Diduga Terkait Corona, Pemkot Tunggu Hasil Tes Swab

Playboy Desa Taklukan 10 Wanita Akhirnya Ditangkap Polisi, Satu Korban Sampai Hamil dan Aborsi

Hidup janda yang satu ini bahkan harus berakhir tragis di tangan anaknya sendiri.

Janda berusia 45 tahun asal China itu dibunuh oleh putrinya yang diduga mengalami gangguan psikologis karena dibesarkan oleh orang tua tunggal.

Melansir dari Global Times, gadis 15 tahun itu mencekik ibunya sampai tewas kemudian menyembunyikan jasadnya di dalam koper.

Jasad janda bernama Zhang itu ditemukan pada 23 Mei.

Video Klip Keke Bukan Boneka Tidak Ada Lagi di YouTube, Begini Penjelasan Rinni Wulandari

Kunci Sukses Sirvi Arvani Jadi Top Skor Liga 2 2019

Zhang sendiri merupakan seorang pengacara dari Provinsi Shandong, China.

Media China melaporkan gadis yang masih duduk di bangku SMA itu telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Ia juga telah ditetapkan sebagai tersangka untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved