Breaking News:

PSBB DKI Jakarta

PSBB Transisi DKI Jakarta, Puskesmas Kecamatan Kramat Jati Perketat Protokol Pencegahan Covid-19

Puskesmas Kecamatan Kramat Jati tak mengendorkan protokol pencegahan Covid-19 walau PSBB transisi DKI Jakarta diberlakukan.

Istimewa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarja, Ahmad Riza Patria dan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti Meninjau Puskesmas Kramat Jati, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Jumat (29/5/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, KRAMAT JATI - Pembatasan Sosial Berskala besar (PSBB) transisi DKI Jakarta, tak membuat petugas medis Puskesmas Kecamatan Kramat Jati mengendorkan Protokol Pencegahan Covid-19.

Menurut Kepala Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Inda Mutiara, jajarannya kini justru harus mengenakan alat pelindung diri (APD).

APD, kata Inda Mutiara, dipakai saat penanaganan pasien Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, baik itu di Poli Gigi hingga Poli Tenda Khusus Batuk dan Demam.

"Penanganan pasien di poli gigi, poli tenda khusus batuk dan demam. Semua petugas yang melayani tindakan menimbulkan aerosol (cipratan air liur) wajib pakai APD," kata Inda saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2020).

Jelang Berakhirnya PSBB Jakarta Fase Tiga, Anies Tinjau Kesiapan Fasilitas Kesehatan di Kramat Jati

40 Kios yang Nekat Buka saat PSBB di Pasar Kramat Jati Belum Dikenakan Sanksi Administratif

132 Warga Balekambang Kramat Jati Mengungsi di Masjid dan Kantor Kelurahan Akibat Kebajiran

APD juga wajib dikenakan oleh petugas labolatorium yang melakukan swab, penelusuran warga memiliki riwayat kontak langsung dengan pasien positif Covid-19.

Petugas yang mengantar pasien Covid-19 ke RS rujukan mengenakan APD level 3, yakni coverall atau yang beken disebut warga baju astronaut.

Tindakan pencegahan ini dilakukan agar tenaga kesehatan Puskesmas yang jadi garda terdepan penanganan kesehatan warga tidak terpapar Covid-19.

"Sekarang malah kita lebih ketat lagi sekarang. Kita penguatan SOP, karena ini masih pandemi. Persiapan APD harus lebih panjang lagi, penanganan pasiennya juga," ujarnya.

Beda dengan di awal pandemi saat warga diminta menunda pergi ke fasilitas kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.

Halaman
1234
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved