Virus Corona

Ekonomi Tumbuh 2,9 Persen Saat Pandemi Covid-19, Arief Poyuono Sebut Tim Ekonomi Jokowi Pahlawan

Arief Poyuono menyatakan, tim ekonomi Presiden Joko Widodo patut mendapat pujian, bahkan patut disebut sebagai pahlawan masyarakat.

TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono saat ditemui tim Tribunnews.com di Kawasan Bekasi, Jawa Barat, Selasa (12/5/2020). Arief Poyuono menceritakan tentang warisan dari orang tuanya mengenai ramuan jamu yang diperolehnya sehingga dirinya memproduksi jamu anti Virus Corona. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menyatakan, tim ekonomi Presiden Joko Widodo patut mendapat pujian, bahkan patut disebut sebagai pahlawan masyarakat.

Pujian ini menurut Arief Poyuono tak berlebihan.

Di tengah pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PSBB di kota-kota besar, yang tentunya berdampak pada perekonomian nasional, katanya, ternyata perekonomian nasional dapat tumbuh di kisaran 2,9 persen.

DETIK-detik Novel Baswedan Disiram Air Keras Versi Terdakwa Ronny Bugis, Mengaku Cuma Ikuti Arahan

"Tim ekonomi Presiden Joko Widodo harus kita kasih penghargaan dan merupakan pejuang dan pahlawan bagi masyarakat."

"Dengan adanya PSBB, ternyata perekonomian nasional masih tumbuh di kisaran 2,9 persen," jelas Arief kepada Tribun, Jumat (5/6/2020).

Arief juga membahas perubahan postur APBN di tahun 2020 akibat pandemi Covid-19.

Ini yang Bikin Ronny Bugis Akhirnya Cerita ke Atasan Soal Novel Baswedan Disiram Air Keras

Menurutnya, perubahan postur terjadi karena Jokowi menyoroti semakin lebarnya defisit atau tekor APBN yang kembali bertambah akibat program penanganan wabah Covid-19.

Hal itu, lanjutnya, disinggung Jokowi saat membuka rapat terbatas khusus untuk membahas program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) secara virtual, Rabu (3/6/2020).

"Terkait perubahan postur APBN Tahun 2020, Presiden Joko Widodo mendapatkan laporan berbagai perkembangan dalam penanganan Covid-19."

Siram Novel Baswedan Pakai Air Aki, Rahmat Kadir: Dia Pengkhianat, Lupa Diri!

"Dan berbagai langkah strategis pemulihan ekonomi membawa konsekuensi adanya tambahan belanja yang berimplikasi pada meningkatnya defisit APBN," jelas Arief.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved