Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Jelang New Normal, Penumpang di Bandara Soetta Banyak yang Gagal Terbang

Riyan (30) satu dari penumpang pun mengelus dada. Ia bersama rekan - rekannya gagal terbang lantaran persyaratan tidak memadai.

warta kota
Protokol Kesehatan di Bandara Soekarno Hatta 

WARTAKOTALIVE.COM, BANDARA - Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang mulai melakukan persiapan dalam penerapan new normal atau tatanan hidup baru. Menjelang penerapan new normal ini banyak calon penumpang yang gagal terbang.

Pantauan Warta Kota, mereka mulai ramai mendatangi Terminal 2 Bandara Soetta pada Kamis (4/6/2020). Tampak antrean penumpang mengular di terminal keberangkatan domestik ini.

Calon penumpang masing - masing terlihat menggenggam berkas - berkas yang telah disiapkannya. Berkas - berkas itu dibawa sebagai persyaratan untuk mereka naik pesawat.

Riyan (30) satu dari penumpang pun mengelus dada. Ia bersama rekan - rekannya gagal terbang lantaran persyaratan tidak memadai.

"Kamu datang 10 orang. Tidak dibolehin terbang," ujar Rian tampak murung saat dijumpai Warta Kota di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (4/6/2020).

Rombongannya itu pun terlihat lesu duduk di pelataran bandara. Riyan mengungkapkan penyebab dirinya bersama teman - temannya itu tidak diizinkan untuk naik pesawat.

"Dokumennya ada yang salah. Hasil keterangan sehat rapit tes Covid-19 tanggalnya sudah kadaluarsa," ucapnya.

Alhasil mereka pun harus memutar otak. Kawan - kawan Riyan berupaya untuk mengecek kesehatan kembali di klinik terdekat.

"Kami mau ke Batam. Asal dari Bandung. Kerja sebagai pelayaran di Batam," kata Riyan.

Hal serupa dialami oleh Angga (28). Angga berniat bertolak ke Surabaya dengan menggunakan maskapai Citilink.

"Saya juga harus buat baru lagi hasil kesehatan rapid tes. Bolak - balik ke klinik," ungkapmya.

Satu penumpang lainnya seorang gadis berkerudung harus terlibat diskusi yang sangat alot dengan maskapai Citilink. Gadis ini berniat terbang ke Bali.

"Di Bali diberlakukan aturan baru. Kalau hanya ada hasil rapid tes saja ya tidak diterima. Harus menyertakan hasil swab bebas Covid-19," tutur satu dari petugas Citilik.

Sementara itu Senior Manager Branch Communicatio Bandara Soetta, Febri Toga Simatupang menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah melakukan pengawasan ketat terhadap calon penumpang. Terlebih memasuki penerapan new normal atau tatanan hidup baru seperti ini.

"Persyaratannya harus benar-benar diperhatikan. Calon penumpang wajib membawa surat sehat bebas Covid-19 dengan masa waktu 7 hari. Kalau lebih dari itu ya sudah kadaluarsa, tidak kami terima. Mereka juga harus menyertakan surat tugas dari instansi tempatnya bekerja," papar Febri saat ditemui Warta Kota di Bandara Soetta. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved