Virus Corona

Siswi SMP Bunuh Diri karena Tidak Punya Handphone untuk Ikut Pelajaran Secara Online

Orangtuanya yang bekerja serabutan tak mampu membelikan dia handphone. Kematian Devika menyulut aksi protes organisasi pelajar di Kerala.

Penulis: | Editor: Bambang Putranto
dnaindia.com
Salah satu kelas di sekolah daerah miskin di India. Setelah diberlakukan lockdown, siswa-siswi dari keluarga miskin mengalami kesulitan untuk mengikuti pelajaran secar online 

Wartakotalive, Jakarta - Seorang siswi SMP bunuh diri diduga karena tidak mempunyai handphone untuk mengikuti pelajaran secara online di hari pertama tahun ajaran baru.

Siswi itu, Devika Balakrishnan (14) anak buruh harian di wilayah Kerala, India bagian selatan.

Kabar yang dilansir SCMP Rabu 3 Juni 2020 menyebut tubuh remaja itu ditemukan tak jauh dari rumahnya pada Senin, 1 Juni 2020.

Pada hari itu tepat dimulai tahun ajaran baru untuk kawasan Kerala.

Karena India masih menerapkan pembatasan sosial secara ketat, termasuk tidak ada pelajaran di kelas, untuk mencegah penularan virus corona, maka pelajaran dilakukan secara online.

Devika diduga mengakhiri hidupnya karena malu tidak bisa mengikuti pelajaran, mengingat ia tidak punya perangkat apa pun.

Orangtuanya yang bekerja serabutan tak mampu membelikan dia handphone.

Kematian Devika menyulut aksi protes organisasi pelajar di Kerala.

Mereka menyatakan bahwa kebijakan lockdown menyebabkan kehidupan para pelajar miskin makin tertekan.

Kaum miskin di kota dan desa, kata Abhijith KM, ketua organisasi pelajar Kerala, tak mampu memberi anak mereka peralatan untuk belajar melalui internet.

Aksi demo pelajar yang semula direncanakan secara besar-besaran, akhirnya dilakukan dengan kelompok kecil, sekitar 50 orang, sesuai aturan jaga jarak.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved