Breaking News:

Kerusuhan di AS

Ini Dakwaan Terhadap 3 Polisi Terlibat Kasus Pembunuhan Goerge Floyd, Selain Terdakwa Derek Chauvin

Tiga anggota Polisi Minneapolis Amerika Serikat didakwa ikut berperan dalam kasus pembunuhan seorang pria kulit hitam, George Floyd.

Editor: Wito Karyono
The Hennepin County Jail.
Tiga rekan Derek Chauvin yang didakwa ikut membantu membunuh George Floyd dari kiri J Alexander Kueng, Thomas Lane dan Tou Thao. 

WARTAKOTALIVE.COM, MINNESOTA -- Tiga anggota Polisi Minneapolis Amerika Serikat didakwa ikut berperan dalam kasus pembunuhan seorang pria kulit hitam, George Floyd.

Jaksa Minnesota telah mengumumkan status tiga polisi yang didakwa dalam kasus pembunuhan.

Sementara dakwaan mantan polisi Minneapolis Derek Chauvin, yang lututnya menindih leher George Floyd selama hampir sembilan menit ditingkatkan menjadi pembunuhan tingkat dua.

PAUS Fransiskus Akhirnya Komentari Kematian George Floyd di Tangan Polisi, Doakan Para Korban Rasis

BREAKING NEWS: Hasil Autopsi George Floyd Resmi Diumumkan, Ternyata Korban Kena Virus Corona Juga

Ternyata, Selain Ajukan Cerai, Kellie Chauvin Berniat Hilangkan Nama Bawaan Suami di Belakangnya

Sebelumnya Chauvin didakwa atas pembunuhan tingkat ketiga atau pembunuhan tidak disengaja.

Hukuman dalam dakwaan pembunuhan ini jauh lebih berat daripada hukuman maksimum untuk pembunuhan tingkat ketiga.

"Saya yakin bukti yang kita miliki sekarang sangat menguatkan tuduhan pembunuhan tingkat kedua," kata Jaksa Agung Minnesota Keith Ellison, seperti dilansir Channel News Asia, Kamis (4/6/2020).

"Kami di sini, hari ini karena George Floyd tidak ada di sini, " Ellison menambahkan.

Liga 1 2020 Kembali Dilanjutkan September, Aditya Putra Dewa Rubah Jadwal Latihan Mandiri

"Dia harus berada di sini. Dia harus hidup. Tapi tidak lagi," ucapnya.

Hasil autopsi George Floyd diumumkan dan hasilnya mengejutkan karena korban ternyata terkena atau positif Covid-19. Meski demikian, penyebab kematian Flyod tetap 'serangan jantung dan paru'.
Derek Chauvin dan George Floyd. Hasil autopsi Floyd ternyata terkena atau positif Covid-19. Meski demikian, penyebab kematian Flyod tetap 'serangan jantung dan paru'. (Facebook/dailymail/rex/zumawire)

Floyd, yang diduga polisi mencoba untuk menggunakan uang palsu untuk membayar Rokok, awalnya diungkapkan meninggal di rumah sakit sesaat setelah insiden fatal pada 25 Mei.

Kematian Floyd itu telah memicu kemarahan ribuan orang di AS dan dunia, sehingga turun ke jalanan untuk menyuarakan keadilan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved