Breaking News:

Penganiayaan

Heboh Istri Polisi Aniaya Bidan Desa karena Diduga Terbakar Api Cemburu, Terjadi Saat Jam Kerja

Kasus bidan desa dianiaya istri polisi di tempat kerjanya karena diduga cemburu kini terus bergulir dan sudah diperiksa polisi.

Kompas.com
Ilustrasi penganiayaan. Seorang bidan desa di Mamuju Tengah dianiaya seorang istri polisi yang diduga sedang dibakar api cemburu. 

WARTAKOTALIVE.COM, MAMUJU TENGAH -- Kasus bidan desa dianiaya istri polisi di tempat kerjanya karena diduga cemburu kini terus bergulir.

Kepala Puskesmas Kalukku Subhan yang mendampingi keluarga korban melaporkan penganiayaan tersebut.

Dan polisi sudah mulai melakukan penyidikan.

Dalam olah tempat kejadian perkara yang digelar petugas Polsek Kalukku, Rabu (3/6/2020) sore,  terungkap jika pelaku yang juga istri seorang anggota polisi di Polda Sulbar tersebut mendatangi sang bidan yang sedang bertugas di tempat kerjanya.

Lucinta Luna Akhirnya Ajukan Eksepsi Minta Dakwaan Dibatalkan, Acara Hadirkan Saksi pun Ditunda

Mal di Depok Baru Diizinkan Buka 16 Juni, Pengelola Mal Pasrah Batal Beroperasi Lagi 5 Juni 2020

Agar tindakan main hakim sendiri itu tak diketahui orang lain atau pasien yang datang ke Poskedes, pelaku terlebih dahulu mengunci pintu poskedes agar leluasa menganiaya korban yang akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

Bidan desa yang dianiaya istri polisi. Kasus ini terus bergulir dan sedang ditangani polisi.
Bidan desa yang dianiaya istri polisi. Kasus ini terus bergulir dan sedang ditangani polisi. (istimewa)

Saat kejadian, pelaku ditemani dua rekannya. Sejumlah saksi dari keluarga korban dihadirkan saat olah TKP berlangsung.

Tidak hanya itu, polisi juga menghadirkan saksi salah seorang warga yang melihat langsung awal peristiwa penganiayaan ini .

Jokowi Naikkan Iuran BPJS Kesehatan, Mahasiswa Gugat UU Mahkamah Agung

Warga itu juga yang melerai aksi kekerasan istri polisi terhadap bidan desa.

Kepada polisi, saksi mata menjelaskan kronologi pelaku masuk di tempat kerja korban bersama dua rekannya.

Setelah berhasil masuk, tanpa banyak tanya pelaku langsung melakukan penganiayaan.

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved