Kerusuhan di AS

AS Vs China Makin Seru, Kini Media China Tuding Amerika Negara Gagal dan Donald Trump Presiden Rasis

Amerika Serikat Vs China makin seru. Kini media China tuding Amerika sebagai negara gagal dan dipimpin oleh Presiden Rasis.

John MACDOUGALL / AFP
Media China kini menuding Amerika sebagai negara gagal dan dimpin Presiden Rasis. Tampak dalam foto mural Presiden AS Donald Trump (kanan) Vs Presiden China Xi Jinping. 

* Media pemerintah China serang Amerika Serikat

* Amerika dituding negara gagal

* Presiden Donald Trump disebut Presiden Rasis dan lemah

* Amerika Serikat VS China makin seru

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- China melakukan serangan balik terhadap Amerika Serikat menyusul sejumlah kasus yang terjadi di negeri Paman Sam tersebut.

Jika sebelulmnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengkritik China terkait kebijakandi Hongkong, kini China mengkritik AS terkait tindakan rasis terhadap warga kulit hitam.

Bahkan, sejumlah media pemerintah China mengklaim bahwa AS telah hancur menjadi 'negara gagal' di tengah demonstrasi yang sedang berlangsung di seluruh Amerika.

Selain itu, mereka juga mengecam Presiden AS Donald Trump sebagai 'presiden rasis'.

Global Times, sebuah tabloid propaganda utama Tiongkok, mengecam Presiden Trump sebagai 'lemah, tidak bertanggung jawab dan tidak kompeten' dan menuduh politisi Amerika menyalahkan China atas protes yang meletus di AS.

Menteri Pertahanan AS Menentang Kebijakan Trump Kerahkan Militer Hadapi Demo Kematian George Floyd

Viral Anggota Parlemen Eropa Luke Ming Flanagan Hanya Pakai CD Saat Rapat Virtual, Ini Profilnya

AS telah diguncang oleh tujuh malam berturut-turut keributan sejak George Floyd. Ribuan orang yang memprotes kematian George Floyd tetap berada di jalan-jalan New York City
AS telah diguncang oleh tujuh malam berturut-turut keributan sejak George Floyd. Ribuan orang yang memprotes kematian George Floyd tetap berada di jalan-jalan New York City (dailymail)

Dailymail melaporkan, kerusuhan di AS berlangsung tujuh malam berturut-turut sejak George Floyd, seorang pria kulit hitam, tewas di Minneapolis setelah petugas polisi kulit putih Derek Chauvin menjepit leher korban ke tanah dengan lutut.

Halaman
1234
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved