Virus Corona Jabodetabek

Sebanyak 160.231 Warga DKI di 58 Kelurahan Jalani Tes Swab, Hanya 4 Persen Reaktif Corona

Sebanyak 156.684 warga Jakarta telah mengikuti swab test Covid-19 secara kumulatif memakai alat Polymerase Chain Reaction (PCR).

Istimewa
Ilustrasi Petugas kesehatan membawa perlengkapan untuk tes swab PCR masssal di Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (14/5/2020). Tes Swab masif sedang dilakukan di Jakarta demi cegah corona. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Sebanyak 156.684 warga Jakarta telah mengikuti swab test Covid-19 secara kumulatif memakai alat Polymerase Chain Reaction (PCR).

Pengecekan yang dilakukan sampai Selasa (2/6/2020) ini dianggap lebih akurat karena sampel swab diambil dari hidung dan tenggorokan.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan DKI Jakarta Weningtyas Purnomorini mengatakan, pelaksanaan tes PCR per Selasa (2/6/2020) kemarin ada 1.380 orang.

Kabar Positif, Jumlah Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Kian Rendah, Tambah 80 Orang, Jadi 7.539 Kasus

Wajib SIKM Masuk Tangsel Tapi Situs Web Perizinannya Belum Bisa Beroperasi, Begini Argumennya

“Rinciannya, sebanyak 1.135 orang mengikuti tes untuk menegakkan diagnosis kasus baru, dengan hasil 83 orang positif dan 1.052 orang negatif,” kata Weningtyas saat jumpa perse melalui siaran YouTube Pemprov DKI Jakarta pada Rabu (3/6/2020).

Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR.

Di antaranya membangun Laboratorium Satelit Covid-19, berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu sejak 9 April 2020, dan membangun jejaring dengan 36 laboratorium pemeriksa Covid-19.

VIDEO: Satgas Lawan Covid-19 DPR RI Sambangi PP Muhamadiyah Bahas Pembukaan Tempat Ibadah

Sementara itu, kata dia, untuk jumlah warga Jakarta yang mengikuti rapid test atau tes cepat Covid-19 ada 160.231 orang.

Dari jumlah itu, sebanyak 5.974 orang atau empat persen dinyatakan reaktif Covid-19, sedangkan 154.257 orang dinyatakan non-reaktif.

Pemeriksaan masif secara selektif terus dilakukan di daerah kelurahan terpilih yang dikaji secara epidemiologis dan berdasarkan kepadatan penduduk.

Jadi Sutradara Miniseri Sementara Selamanya, Reza Rahadian: Ceritanya Tentang Jarak dan Kejanggalan

“Ada 58 Kelurahan terpilih yang dilakukan rapid test tersebut. Sasaran ditujukan kepada warga lansia, warga dengan kasus penyakit tertentu, dan juga pada ibu hamil,” ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved