Kerusuhan di AS

SBY Catat Tiga Pukulan Besar Amerika Serikat: Pandemi, Kemerosotan Ekonomi hingga Kerusuhan Masif

SBY Catat Tiga Pukulan Besar Amerika Serikat: Pandemi, Kemerosotan Ekonomi hingga Kerusuhan Masif

Tribunnews.com
20131109_presiden SBY 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kerusuhan yang terjadi di Amerika Serikat pasca tewasnya George Floyd - seorang warga Minnesota berdarah Afrika-Amerika Serikat yang tewas karena mengalami kekerasan oleh pihak Kepolisian Minnesota, menarik perhatian dunia.

Tidak terkecuali Presiden Republik Indonesia keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dirinya mengungkapkan terdapat tiga catatan yang menggambarkan kelamnya wajah Amerika Serikat sekarang.

Catan tersebut antara lain kasus virus corona atau covid-19 tertinggi di dunia, kemerosotan ekonomi dan kerusuhan yang semakin masif di sejumlah negara bagian Amerika Serikat. 

"Kalau ada acara 'cerdas cermat' dan ditanyakan 3 hal tentang Amerika saat ini, jawaban saya akan cepat. Pertama, korban Covid-19nya tertinggi di dunia; kedua ekonominya tidak cerah; dan ketiga terjadi kerusuhan sosial yang meluas," ungkap SBY dalam siaran tertulis pada Rabu (3/6/2020).

"Tiga-tiganya memang tak sedap untuk didengar. Tapi itulah yang terjadi," tambahnya.

Walau begitu, SBY tidak menyangkal ada yang menolak endapatnya soal kondisi Amerika Serikat yang kini kedodoran.

Mereka katanya bisa berkilah 'America remains great'

Atau mungkin ditambahkan 'We are OK. We will be fine'.

Tetapi SBY kembali mempertanyakan kebenaran yang terjadi.

Halaman
1234
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved