Kebakaran

Satu Korban Kebakaran di Tanjung Priok Positif Virus Corona, Ini Penjelasan Lurah Tanjung Priok

Satu orang korban kebakaran di Jalan RE Martadinata, Gg. Pelita 3 RT 03/RW 015, Tanjung Priok, Jakarta Utara, diketahui positif virus corona.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Pasca-kebakaran di Tanjung Priok, di Jalan RE Martadinata, Gang Pelita 3 RT 03 RW 15, Kelurahan Tanjung Priok, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (3/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNG PRIOK - Satu orang korban kebakaran di Jalan RE Martadinata, Gg. Pelita 3 RT 03/RW 015, Tanjung Priok, Jakarta Utara, diketahui positif virus corona atau Covid-19.

Lurah Tanjung Priok Mamun mengatakan bahwa  warga korban kebakaran di Tanjung Priok positif virus corona itu berjenis kelamin perempuan dan berusia 46 tahun.

Korban kebakaran yang positif virus corona itu bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART).

“Tiga hari lalu sama majikannya itu, dia disuruh rapid test ke rumah sakit. Kita juga belum tahu latar belakang rapid test ini,” kata Ma’mun, Rabu (3/6/2020).

Alasan Urus Orang Tua Sakit, Korban Kebakaran di Tanjung Priok Positif Covid-19 Tak Beritahu Petugas

Korban Kebakaran di Tanjung Priok Positif Virus Corona Dibawa ke RSUD Koja

Dari hasil rapid test, warga tersebut reaktif dan dinyatakan positif virus corona. Setelah itu, petugas rumah sakit  menganjurkan untuk segera melapor ke puskesmas terdekat.

Namun, entah belum sempat atau ada alasan lain, yang bersangkutan tidak kunjung melaporkan hasil rapid test ke puskesmas.

Hingga terjadi kebakaran pada Selasa (2/6/2020) malam dan mengungsi ke tempat pengungsian.

“Tadi pagi datang lah puskesmas untuk pertolongan korban bencana yang diungsikan untuk mengecek warga yang sakit,” katanya.

“Lalu saat petugas memeriksa, si ibu ini cerita kepada salah satu petugas puskesmas, cerita kalau saat pemeriksaan rapid kemarin dinyatakan positif,” kata Ma’mun.

BREAKING NEWS: Ditemukan Korban Kebakaran di Tanjung Priok Positif Covid-19, Ini Penjelasan Ketua RW

Satu Keluarga Alami Luka Bakar Akibat Kebakaran di Tanjung Priok, Ketua RW Ceritakan Kronologinya

Kemudian, warga positif corona  itu dipisahkan dengan korban kebakaran di lokasi pengungsian.

Sebelumnya, korban kebakaran positif virus corona itu mengungsi di  aula gereja bersama keluarganya yang berjumlah 11 orang.

“Saya sudah berko0rdinasi dengan puskesmas dengan Kasudin kesehatan. Bagaimana caranya ibu ini tidak di lokasi pengungsian,” kata Ma’mun.

Tidak lama setelahnya, perempuan itu  dipindah ke RSUD Koja, Jakarta Utara, untuk mendapat perawatan.

Pasalnya, berdasarkan hasil riwayat kesehatan perempuan tersebut menderita hipertensi.

“Jadi pembenaran aja buat rujukan puskesmas ke rumah sakit bahwa dia hipertensi. Jadi kita juga sudah pindahkan ibu itu ke Rumah Sakit Koja,” kata Ma’mun. 

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved