Virus Corona

Laskar Ngawi Apresiasi Penanganan Covid-19 di Kota Didi Kempot

Laskar Ngawi Apresiasi Penanganan Covid-19 di Kota Didi Kempot. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

ISTIMEWA
Rapid test para pedagang di Pasar Kabupaten Ngawi 

WARTAKOTALIVE.COM, NGAWI - Laskar Ngawi mengapresiasi langkah penanganan Covid-19 di Kabupaten Ngawi yang dinilai sudah baik.

Ketua Umum Laskar Ngawi, Moch Sjah Nur Hidajat, beralasan pada kecepatan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam melakukan penanganan terhadap warga yang memiliki potensi tinggi Covid-19 hingga warga terkonfirmasi positip Covid-19.

“Awalnya Kabupaten Ngawi zero corona. Per 6 Mei 2020 terdapat lima pasien terkonfirmasi positif dari klaster Temboro,” terang Sjah Nur lewat sambungan telpon, Rabu (3/6/2020).

Status kota almarhum Didi Kempot berubah menjadi zona merah. “Pemkab Ngawi gerak cepat dan langsung melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang kontak erat dengan pasien,” sambungnya.

Samsat Polda Metro Jaya Memberikan Dispensasi Perpanjangan SIM Hingga 29 Juni 2020

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Tim Gugus Tugas bersama Dinas Kesehatan Ngawi menggelar rapid test masal secara gratis.

Data Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Ngawi mencatat hingga 20 Mei 2020, total pasien Corona Covid-19 di Ngawi menjadi 12 orang.

Untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 309 orang. Sedangkan, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) ada 27 orang.

Pelacakan terus dilakukan dengan menggelar rapid test gratis untuk para pedagang di seluruh pasar yang ada Kabupaten Ngawi.

Gelandang PS Tira Persikabo Senang Liga 1 Lanjut Setelah Dihentikan Karena Wabah Virus Corona

“Data yang dihimpun Laskar Ngawi, total fasilitas rapid test hingga Kamis 28 Mei 2020 sudah mencapai 4.600 specimen, itu belum semua yang dilaporkan,” papar Sjah Nur.

Kabar baiknya, dari pasien positif sudah ada yang berhasil sembuh setelah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Moewardi Solo.
Kabupaten Ngawi yang sebelumnya berstatus zona merah turun menjadi zona kuning virus corona baru atau Covid-19 setelah pasien tersebut sembuh.

Halaman
12
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved