New Normal

Begini Tata Cara Peribadatan di Gereja Tangerang yang Akan Segera Dibuka

Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI), Tanah Tinggi, Kota Tangerang bersiap untuk dibuka kembali.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Pendeta Pretty Patricia Mangi pengelola Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan dalam new normal atau tatanan kehidupan baru. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI), Tanah Tinggi, Kota Tangerang bersiap untuk dibuka kembali.

Pemerintah Kota Tangerang pun melakukan peninjauan di rumah ibadah ini pada Rabu (3/6/2020).

Pendeta Pretty Patricia Mangi pengelola GPDI menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan dalam new normal atau tatanan kehidupan baru.

Dengan kembali membuka gereja setelah berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 15 Juni 2020 mendatang.

"Ada tata cara yang kami terapkan nantinya untuk peribadatan," ujar Pretty saat dijumpai Warta Kota di GPDI, Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Rabu (3/6/2020).

Tahap pertama para jemaat harus menggunakan masker.

Jika tak memakai masker tidak diizinkan untuk masuk.

"Kami hanya berlakukan satu pintu masuk saja," ucapnya.

Di sepan pintu masuk itu disediakan hand sanitizer dan sarana pencuci tangan.

Petugas juga bersiap untuk menyemprot barang bawaan jemaat dengan disinfektan.

"Untuk antrean kami terapkan jaga jarak 2 meter," kata Pretty.

Setelah masuk ke dalam gereja, para jemaat dipersilakan duduk di kursi yang disediakan.

Kursi telah disusun rapi dengan jarak yang tak berdekatan.

"Ini kami lakukan pengawasan ketat dan penerapan protokol kesehatan Covid-19," ungkapnya. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved