PERSIJA

Perjalanan Berliku Alfath Faathier Untuk Menjadi Pesepakbola Profesional di Liga Indonesia

Perjalanan Alfath untuk mengejar impiannya pun berlanjut, Ia juga sempat menggeluti dunia futsal

Warta Kota/Umar Widodo
Alfaath Faathier saat bermain bersama tim Persija Jakarta di Liga 1 2020 

WARTAKOTALIVE.COM - Menjadi pemain bola profesional merupakan cita-cita Alfath Faathier, perjalanan Alfath menuju impiannya penuh berliku.

Ia bertekad membanggakan orang tua dan neneknya yang ingin melihat Alfath tampil di televisi sebagai pemain bola.

Pada usia 10 tahun, Ia sempat berhenti berlatih di Sekolah Sepak Bola (SSB) karena tidak ada biaya.

Alfath Faathier bermain di sayap kiri dan mengenakan nomor punggung 66.
Alfath Faathier bermain di sayap kiri dan mengenakan nomor punggung 66. (Warta Kota/Umar Widodo)

Namun usaha tak kenal lelah Alfath terbayar dengan mendapatkan beasiswa saat menginjak bangku SMP melalui olahraga sepak takraw.

“Saat SMP saya mendapat beasiswa 900 ribu rupiah karena berhasil membawa sekolah saya juara sepak takraw. Waktu itu orang tua bertanya uang ini untuk apa, saya jawab untuk kembali masuk SSB,” ucapnya seperti dilansir dari laman persija.id, Senin (1/6/2020).

Perjalanan Alfath untuk mengejar impiannya pun berlanjut. Ia juga sempat menggeluti dunia futsal saat kompetisi sepak bola Indonesia diberhentikan sementara pada 2015 lalu.

Namun kondisi sulit kembali ditemuinya. Nyaris lima bulan Alfath tidak mendapat panggilan dari klub profesional dan sempat membuatnya menyerah.

“Alhamdulillah ada yang menghubungi dari Persiba Balikpapan untuk bergabung dan bertemu dengan kawan lama saya, Heri Susanto. Waktu itu di sana empat hari hujan di Balikpapan. Saya manfaatkan untuk mengembalikan fisik saya dengan berlatih futsal dan dilihat oleh pelatih,” kenangnya.

Saat mengikuti latihan rutin Persija Jakarta di lapangan bola Sutasoma, Komplek Halim Perdanakusuma.
Saat mengikuti latihan rutin Persija Jakarta di lapangan bola Sutasoma, Komplek Halim Perdanakusuma. (Warta Kota/Umar Widodo)

Alfath juga menuturkan bahwa pertandingan melawan Persija adalah awal kariernya merumput sebagai pesepakbola profesional saat bergabung dengan klub Persiba Balikpapan di tahun 2017.

“Saya menjalani pertandingan pertama di karier saya melawan Persija. Waktu itu Persiba kalah 2-0. Saya sangat bangga dapat bertemu pemain Persija yang selama ini hanya saya saksikan di televisi. Tiga tahun kemudian saya menjadi bagian Persija dan satu tim dengan pemain-pemain bintang tersebut. Tentunya sangat bangga,” ujar pemain jebolan Persib Junior ini.

Halaman
12
Penulis: Umar Widodo
Editor: Umar Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved