Buronan KPK

4 FAKTA Seputar Mantan Sekjen MA Nurhadi, dari Sayembara Penangkapan Hingga Kunjungan ke Cimahi

Sekurangnya ada empat fakta menarik seputar penangkapan mantan Sekretaris MA Nurhadi oleh KPK.

Tribunnews
Nurhadi mantan Sekjen MA masih buron, tersangka kasus suap gratifikasi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Ada sekurangnya empat fakta menarik seputar penangkapan mantan Sekretaris MA Nurhadi oleh penyidik KPK.

Petinggi MA yang terjerat sejumlah kasus itu sempat jadi buronan KPK sejak Februari 2020 sebelum akhirnya tertangkap di Jakarta Selatan, Selasa (2/6/2020).

Berikut sejumlah fakta tentang Nurhadi yang dirangkum dari pemberitaan Wartakotalive.com:

1. Penangkapannya disayembarakan

Upaya penangkapan Nurhadi sampai disayembarakan. Koordinator Masyarakat Sipil Anti Korupsi (MAKI) Boyamin Saiman menyebut sejauh ini sudah ada sekira 15 orang yang menghubunginya.

Mereka menghubungi MAKI lantaran sayembara yang digelar MAKI.

Dalam sayembara itu, MAKI bakal memberi hadiah iPhone 11 jika berhasil menemukan posisi eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, yang kini jadi buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Nurhadi masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 13 Februari 2020.

 HASIL Pemeriksaan Perlintasan Keimigrasian Harun Masiku, Data Tidak Terkirim Sejak 23 Desember 2019

Dari ke-15 orang itu, sebut Boyamin, ada informan yang mengaku memiliki kekuatan supranatural.

Orang itu, imbuhnya, berasal dari Banten.

Halaman
1234
Editor: Max Agung Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved