Virus Corona

Sudah 14.500 Kendaraan Diputar Balik Polda Metro Jaya, Karena Tak Miliki SIKM

Semua kendaraan itu kata Yusri dipaksa putar balik, karena pengendara atau penumpangnya tidak dapat menunjukkan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

ANTARA FOTO/FAUZAN via Kompas.com
Petugas memeriksa kendaraan di gerbang tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (27/5/2020). Petugas memutarbalikkan kendaraan menuju Jakarta yang tidak dilengkapi surat izin keluar masuk (SIKM) Jakarta dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 sesuai Pergub DKI Jakarta Nomor 47 Tahun 2020. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI -- Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bersama jajaran Pemprov DKI mencatat telah memutar balik sebanyak 14.500 kendaraan yang hendak masuk ke Jakarta.

Kendaraan dipaksa memutar balik lantaran semua penumpangnya diketahui tidak memiliki surat izin keluar masuk (SIKM).

Upaya menghalau 14.500 kendaraan yang menumpangnya tak memiliki SIKM digelar sejak Rabu (27/5/2020) sampai Minggu (31/5/2020).

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Senin (1/6/2020).

"Total selama 5 hari penyekatan arus balik ada 14.500 kendaraan arah Jakarta yang kami putar balik, karena penumpangnya tidak memiliki SIKM," kata Yusri.

Sebelum Daftar SIKM, Simak Sepuluh Kekeliruan Masyarakat Soal SIKM Berikut Faktanya

Rinciannya kata dia pada Rabu 27 Mei 2020 sebanyak 2.898 kendaraan, lalu Kamis 28 Mei 2020 ada 3.095 kendaraan bermotor.

Sementara pada Jumat ada 2.329 kendaraan, pada Sabtu 30 Mei ini hingga malam hari ada 2.541 kendaraan yang diputar balik, serta sepanjang Minggu 31 Mei 2020 ada 3.637 kendaraan.

Semua kendaraan itu kata Yusri dipaksa putar balik, karena pengendara atau penumpangnya tidak dapat menunjukkan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) saat hendak masuk wilayah Jakarta.

"Dimana hal itu diatur dalam Pergub DKI Jakarta Nomor 44 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian Keluar dan/atau Masuk Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19," ujarnya.

Banyak Masyarakat Salah Kaprah Soal SIKM Jakarta, Berikut Ini Penjelasannya

Yusri menjelaskan bahwa kepolisian dan Pemprov DKI telah mendirikan 20 titik pos pemeriksaan SIKM yang tersebar di wilayah Jakarta, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Tangerang.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved