Liga 1

Pelatih Persipura Jayapura Senang Penerapan PSBB Karena Bikin Dekat Sama Keluarga

Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago, senang adanya PSBB. Karena dia jadi akrab sama keluarga.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Jacksen F Tiago. 

Wartakotalive. com, Jakarta - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan pemerintah di sejumlah wilayah di Indonesia, ternyata tidak membuat Pelatih Persipura Jayapura, Jaksen F Tiago, jenuh. Dia justru senang karena karena bisa kumpul bersama keluarga.

Menurut Jackson, profesinya sebagai pelatih membuatnya terpaksa sering meninggalkan anak-istrinya dalam jangka waktu yang sangat lama. Oleh karena itu, libur kompetisi Liga 1 2020 dianggapnya sebagai rezeki untuk menggantikan waktu-waktu yang hilang bersama dengan keluarganya.

Pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago di laga kontra Persija Jakarta, Selasa (30/10/2018) di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat.
Pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago di laga kontra Persija Jakarta, Selasa (30/10/2018) di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat. (Super Ball/Feri Setiawan)

Jacksen pun tidak pernah dihinggapi rasa bosan meskipun sudah dua bulan tanpa kompetisi.

Justru sebaliknya, dia berusaha semaksimal mungkin memanfaatkan momen langka ini bersama keluarganya.

"Saya tidak ada rasa bosan sama sekali. Justru saya merasa dapat rezeki yang luar biasa dalam masa pandemi ini," ujar Jacksen kepada Kompas.com.

"Saya bisa berkumpul dengan keluarga. Di rumah ini sama sekali tidak ada rasa bosan atau jenuh,"  imbuhnya.

"Apalagi kalau saya sedang bekerja di Papua, tambah jarang ketemu. Jadi saya bersyukur dapat kesempatan di rumah berkumpul dengan keluarga," ucap eks pemain sekaligus pelatih Persebaya Surabaya itu.

Saat ini, Jacksen dan keluarga sedang menjalani PSBB di kediamannya di Surabaya.

Banyaknya waktu luang juga dimanfaatkan Jacksen untuk memantau langsung perkembangan putranya, Hugo Samir.

Hugo Samir adalah anak pertama dari pernikahannya dengan Nadira Bajamal.

Sejak usia dini, Hugo Samir sudah menunjukan keinginan yang kuat untuk mengikuti jejak sang ayah menjadi pesepak bola.

Bahkan, tahun lalu dia sudah menjadi bagian Barito Putra U-16 saat usianya baru 14 tahun.

"Bisa latihan bareng sama anak. Seru itu, jarang saya lakukan kalau ada kompetisi. Saya bisa pantau perkembangan dia. Semoga bisa meneruskan saya di sepak bola," ucapnya.

"Ketika saya memantau latihan online pemain Persipura, dia (Hugo) ikut latihan. Tidak apa, biar latihannya terprogram," tutur pelatih yang memulai kariernya sebagai pemain pada era Galatama tersebut.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved