Breaking News:

Teror

Masjid di Ciracas Disiram Bahan Kimia, Direktur Eksekutif Charta Politika Diancam Dibunuh

Masjid yang berada di wilayah Ciracas, Jakarta Timur, diteror dengan dugaan penyiraman air keras

photocollage/wartakotalive.com/tribunnews.com
Pimpinan lembaga survei Charta Politika Yunarto Wijaya menjadi salah satu target pembunuhan selain empat orang jenderal/tokoh nasional. Empat tokoh nasional itu adalah Luhut B Pandjaitan, Wiranto, Goris Merre, dan Budi Gunawan. 

Sartono menyebut DKM Masjid Jami' Uswatun Hasanah sudah menanyakan ke warga sekitar perihal sosok orang tak dikenal yang masuk.

Namun tak ada warga yang melihat sosok orang tak dikenal sebelum petugas keamanan mendapati bagian selasar dan Masjid basah.

"Kita juga enggak ada CCTV, jadi enggak tahu siapa yang nyemprot. Tapi kita sudah kasih tahu DKM lain biar lebih waspada menjaga Masjid, untuk antisipasi," lanjut Sartono.

Pun belum dipastikan sisa cairan yang ditemukan pada Minggu (30/5/2020) air keras, cairan dalam bungkus plastik itu dipastikan bahan kimia.

Pasalnya saat dituang ke pasir seketika mengepul asap dari cairan sehingga DKM Jami' Uswatun Hasanah bergegas membuang sisa cairan.

"Takut membahayakan jadi langsung kita buang. Untungnya enggak ada korban atau kerugian lain. Sekarang sih ya kita lebih waspada, gerbang kita gembok," sambung dia.

Teror Pembunuhan Dirasakan Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya

Di tempat terpisah, Direktur Eksekutif Charta, Politika Yunarto Wijaya,  menceritakan tentang teror ancaman pembunuhan yang dialaminya.

Bahkan, ia sempat mengalami kecelakaan tunggal  di tengah ancaman pembunuhan, karena mendukung Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

Yunarto Wijaya mengaku, cerita kecelakaan tunggal di tengah ancaman pembunuhan itu belum pernah diungkapnya kepada publik.

Halaman
1234
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved