Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Jelang PSBB Proporsional, Pemkot Depok Kembangkan Inovasi yang Diklaim Pertama di Jawa Barat

Pemerintah Kota (Pemkot) mengembangkan inovasi berupa Pembatasan Sosial Kampung Siaga (PSKS) untuk ganti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Wali Kota Depok Mohammad Idris saat memberi keterangan kepada wartawan seusai meresmikan pemberlakuan PSBB di Kota Depok, Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Depok, Selasa (14/4/2020) 

Hingga saat ini, Idris memaparkan masih terdapat RW-RW di 19 kelurahan yang kasus konfirmasi positifnya di atas 6 sampai dengan 25 kasus.

"Insya allah setelah kamis 4 juni kita akan mendapatkan sesuatu yang kita rindukan antara lain kita dapat beribadah di rumah-rumah ibadah," paparnya.

Nantinya, jika new normal mulai dijalani, Idris mengatakan kegiatan keagamaan di rumah-rumah ibadah akan disesuaikan dengan ketentuan-ketentuan protokol kesehatan yang akan dilakukan sosialisasi dalam waktu satu hingga dua hari ke depan.

Hanya pada RW-RW di kelurahan tertentu, kata Idris, yang memang kemungkinan besar tetap ada kegiatan-kegiatan keagamaan di rumah masing-masing.

"Karena itu saya berharap masyarakat tetap bersabar, kita bisa bersabar selama dua bulan ini, insya allah kita bisa lebih bersabar untuk tiga atau empat hari ke depan untuk kota depok yang sehat Indonesia kuat," akunya.

Pemerintah Kota Depok Kembali Perpanjang Masa Belajar Siswa di Rumah Sampai 18 Juni 2020

Pemerintah Kota Depok kembali memerpanjang masa belajar di rumah bagi peserta didik dari tingkat Paud sampai SMA dan sederajat.

Tak hanya sekolah formal, dalam dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor: 420/258-Huk/Disdik tentang perpanjangan masa belajar di rumah juga berlaku bagi Lembaga Pendidikan Non Formal sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Depok.

Dalam SE tersebut, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, alasan perpanjangan dilakukan lantaran semakin meningkatnya jumlah masyarakat yang terpapar Covid-19.

 Jalan Arif Rahman Hakim Langganan Banjir, Warga Harap Pemkot Depok Serius Tangani Banjir

"Dengan ini Pemerintah Daerah Kota Depok memutuskan untuk memperpanjang masa belajar di rumah bagi peserta didik Paus/TK/RA, SD/Ml, SMP/MTs, SMA/SMK/MA dan Lembaga Pendidikan Non Fonnal di Kota Depok sampai dengan tanggal 18 Juni 2020," tulis isi SE Wali Kota Depok yang diterima wartawan, Jumat (29/5/2020) malam.

Kebijakan tersebut, kata Idris dalam SE nya, merupakan tindak lanjut dari Peraturan Wali Kota Depok Nomor 22 Tahun 2020 tentang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam penanganan Covid-19 di Kota Depok.

 50 Kendaraan Pribadi Terjaring Razia di Depok, Satu Diantaranya Mobil Travel Angkut 17 Pemudik

"Demikian Surat Edaran ini disampaikan untuk menjadi pedoman dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab," kata Idris dalam SE nya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Depok resmi memerpanjang masa pemberlakuan PSBB yang seharusnya berakhir pada 29 Mei, menjadi 4 Juni yang merupakan perpanjangan untuk keempat kalinya.

Perpanjangan PSBB tersebut telah disetujui oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang ditanda tangani langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kamis (28/5/2020).

 UPDATE Covid-19 Kota Depok, Pasien Sembuh Bertambah 17 Menjadi 214 Orang, 551 Positif, 30 Meninggal

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved