Virus Corona

Biaya Penanganan Covid-19 Tinggi, Pemkot Depok Sunat Anggaran Belanja OPD Sebesar Rp 700 Miliar

Kepala Badan Keuangan (BKD) Kota Depok Nina Suzana mengatakan, kebijakan tersebut dilakukan untuk menambal kekurangan APBD.

Istimewa
Petugas gabungan mengecek satu per satu para pengendara yang melintas masuk ke Depok, sebagai antisipasi adanya pelanggaran PSBB disejumlah wilayah perbatasan Kota Depok, Jumat (29/5/2020) dini hari. 

Laporan Wartawan Warta Kota, Vini Rizki Amelia

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK -- Besarnya biaya penanganan Covid-19, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok merelokasi sejumlah anggaran.

Kepala Badan Keuangan (BKD) Kota Depok Nina Suzana mengatakan, kebijakan tersebut dilakukan untuk menambal kekurangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta pembiayaan penanganan Covid-19.

"Selama pandemi Covid-19, sebanyak 40 - 60 persen dana belanja OPD (Organisasi Perangkat Daerah) kami relokasi," papar Nina saat dihubungi wartawan, Senin (1/6/2020).

Pedagang Pasar Cisalak Depok Tak Keberatan Tutup Asalkan Tidak Berlama-lama

Untuk refocusing anggaran Nina mengatakan pihaknya telah melakukan sebanyak dua kali dengan total biaya yang didapat sebesar Rp 700 miliar.

Dana tersebut, kata Nina, dimasukkan ke dalam anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Kota Depok.

"Total penambahan Rp700 miliar. Refocusing sudah dua kali, tapi dana tersebut juga bukan cuma untuk virus corona saja," ujarnya.

Depok Bisa Berhenti Terapkan PSBB Bila Mematuhi Aturan-aturan Ini

 Jelang berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Depok pada 4 Juni mendatang, Wali Kota Depok Mohammad Idris meminta warganya untuk tetap bersabar dan melaksanakan kegiatan ibadah di rumah masing-masing.

Hal itu dikatakan Idris, demi tercapainya rasio Reproduksi Efektif (RT) di bawah 1 atau bahkan 0.5.

Halaman
1234
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved