Breaking News:

Penemuan Mayat

Mayat Penuh Luka Mengambang di Pantai Tanjung Pasir Tangerang

Mayat penuh luka itu mengambang di Pantai Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Warga Tangerang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat penuh luka mengambang di Pantai Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

WARTAKOTALIVE.COM, TELUK NAGA - Warga Tangerang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat.

Sosok mayat penuh luka itu mengambang di Pantai Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.

Pihak Kanit Reskrim Polsek Teluk Naga Ipda Deden menjelaskan mayat tersebut berjenis kelamin laki - laki.

Ada 158 Daerah versi LSI Denny JA Siap Jalankan New Normal, kok versi Pemerintah hanya 102 Daerah?

Masa Transisi New Normal, Pemkot Bekasi Sosialisasikan Aturan Adaptasi Tatanan Baru Covid-19

Bakar Sampah Sembarangan, Satu Rumah dan Mobil di Cengkareng Ikut Terbakar

Korban tanpa identitas saat ditemukan warga.

"Mister X ini mengambang di air laut dalam keadaan tengkurap," ujar Deden kepada Warta Kota, Minggu (31/5/2020).

Setelah mendapatkan laporan dari warga, polisi pun segera mendatangi lokasi.

Viral Kisah Seorang Suami Hamil Delapan Bulan, Kerap Pamer Foto-foto Perut Buncit di IG

Ini Pedoman New Normal Perjalanan Kereta Api Terbaru, Simak Penjelasannya di Sini

Benarkah Gaji ke-13 PNS Bakal Cair Akhir Tahun, Ini Penjelasan Kemenkeu

Petugas melakukan pengecekan dan menggelar olah tempat kejadian perkara.

"Korban tidak menggunakan pakaian. Terdapat luka hitam membusuk dan bagian kepala mengelupas," ucapnya.

Sejumlah saksi di sekitar lokasi dimintai keterangan.

Ternyata Hoaks, Kabar KKB Papua Kuasai 4 Pos TNI-Polri di Nduga, Ini Fakta Sebenarnya

Remaja di Thailand Ini Curi Ratusan Sandal Warga untuk Kepuasan Sendiri, Ini Cerita Lengkapnya

Sebanyak 79.930 Pengendara Melanggar PSBB di Jadetabek, Pelanggaran Terbanyak Tidak Pakai Masker

Polisi pun segera melakukan evakuasi terhadap mayat ini.

"Kami masih melakukan pengembangan dalam kasus ini," kata Deden. (dik)

Pulang Belanja Seorang Ibu Asal Dramaga Bogor Bawa Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik

Seorang ibu asal Kampung Situ Uncal, Desa Purwasari, Kecamatan Dramaga terkaget-kaget saat pulang ke rumah.

Sebab, kantong plastik belanjaanya berisi mayat bayi perempuan, Senin (18/5/2020).

Aisyah membawa kantong plastik tersebut usai belanja kebutuhan sehari-hari di warung langganannya.

Kanit Reskrim Polsek Dramaga, Ipda Ano Junaedi, mengatakan, Aisyah tidak menyadari bahwa ia telah membawa pulang mayat bayi dalam kantong keresek ke rumahnya.

Sebab, Aisyah menaruh kantong plastik belanjaannya itu di gantungan motor.

"Ada beberapa kantong plastik belanjaan, nah satu kantong berisi mayat bayi perempuan.

"Ibu Aisyah tidak sadar siapa yang naruh kantong di motornya.

"Dia ingat kantong plastik itu semuanya dari warung," kata Ipda Ano Juanedi.

 Tidak Pernah Ada Gosip Miring, Ini Resep Harmonis Rumah Tangga Chelsea Olivia dan Glenn Alinskie

 Nada Bicara Meninggi, Jokowi : Saya Tegaskan, Belum Ada Kebijakan Pelonggaran PSBB

 

Video: Anies Larang Warga Bepergian selama SPBB

 Kasus Terbaru Covid 59 Orang Meninggal dalam Sehari, Ranking 2 Tertinggi Sejak Maret, Makin Bebas?  

 Lawan Virus Corona, Pemrov DKI Jakarta Terima Bantuan sebanyak 2500 Paket Sembako dari HIPPI

 Masa Pandemi Corona, Pisa Kafe Menyediakan Makanan Gratis Bagi Tenaga Medis di Lima Rumah Sakit

Ano menambahkan bahwa ada dugaan pelaku mengantungkan kantong plastik berisi mayat bayi itu di motor tanpa disadari Ibu Aisyah.

Ano menuturkan bahwa kasus temuan mayat bayi ini kini masih dalam penyelidikan.

"Diperkirakan orang melahirkan latar belakang apa kita masih dalami, apakah orangnya nyantolin kantongnya di motor korban saat diparkir di deket warung atau di mana," kata Ano Junaedi.

Diberitakan sebelumnya, temuan sesosok mayat bayi jenis kelamin perempuan hebohkan warga Kampung Situ Uncal, Desa Purwasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

Mayat bayi ini ditemukan dalam sebuah kantong plastik belanja diantara kantong-kantong barang belanja milik seorang warga yang pulang belanja kebutuhan pokok.

Jasad bayi tersebut baru disadari keberadaannya pada Minggu (18/5/2020) petang sebelum akhirnya dilaporkan ke polisi.

"Iya betul," kata Kapolsek Dramaga AKP Sudarsono membenarkan peristiwa temuan mayat bayi ini saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Senin (18/5/2020).

Dia mengatakan bahwa sampai saat ini kasus temuan mayat bayi dalam kantong plastik yang menyatu dengan kantong belanja milik warga ini masih dalam penyelidikan.

"Masih dalam penyelidikan," kata AKP Sudarsono.

Mayat bayi perempuan tersebut saat ditemukan diperkirakan baru berumur 1 hari dan kini sudah dibawa ke RSUD Ciawi untuk dioutopsi.

Diduga Dicantolin Pelaku di Motor, Tukang Gorengan Kaget Satu Kantong Belanjanya Berisi Mayat Bayi

Aisyah, seorang penjual gorengan di Kampung Situ Uncal, Desa Purwasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, masih tak habis pikir.

Ia masih tak menyangka salah satu kantong plastik belanjaannya yang dia bawa pulang ke rumah ternyata berisi sesosok mayat bayi perempuan.

Tak ayal, temuan mayat bayi dalam kantong plastik ini membuat geger warga sekampung.

Seketika satu per satu tetangga Aisyah berdatangan ke rumah Aisyah untuk melihat sosok bayi yang bernasib nahas itu.

Kasus ini sudah dilaporkan oleh pengurus warga setempat ke pihak kepolisian Polsek Dramaga.

Kanit Reskrim Polsek Dramaga Ipda Ano Junaedi menceritakan awalnya pada Minggu (17/5) pagi Aisyah berbelanja kebutuhan pokok dan bahan-bahan untuk membuat gorengan.

Mengendarai sepeda motor, Aisyah mendatangi beberapa warung.

“Ibu ini belanja ke beberapa warung. Dia belanja, gantungin di motor. Belanja lagi, gantungin di motor. Dia kan jualan juga, jualan gorengan,” kata Ano Junaedi, Senin (18/5/2020), saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com.

Saat dia pulang ke rumah selesai berbelanja, sejumlah kantong plastik yang dibawa wanita ini tidak langsung diperiksa tapi langsung ditaruh begitu saja di dapur.

Kemudian jelang petang hari, kantong-kantong plastik belanjaan tersebut baru dibuka karena wanita ini hendak dimasukan barang belanjaan bahan-bahan makanannya itu ke dalam lemari pendingin atau kulkas.

“Pas mau buka puasa, baru dia rapihin, buka-buka kreseknya, mau dimasukin ke kulkas sebagian, sebagian mau dimasak. Pas dibuka salah satu kantong ada bayi ini, bau amis kecium,” kata Ano.

Lapor ke RT

Aisyah pun kaget dan langsung melaporlan hal itu ke RT dan RW setempat kemudian dilaporkan ke Polsek Dramaga.

Ipda Ano menuturkan bahwa mayat bayi tersebut diperkirakan berumur kurang dari satu hari.

“Waktu kita ke lokasi kejadian, kita juga datangkan bidan untuk melihat kondisinya. Katanya lahirnya baru hari itu mungkin belum 24 jam lah lengkap dengan ari-arinya. Kita kirim untuk outopsi ke RSUD Ciawi,” kata Ano.

Ano menuturkan saat ini kasus temuan mayat bayi ini masih dalam penyelidikan.

“Diperkirakan orang melahirkan latar belakangnya apa kita masih dalami, apakah orang yang ngebuangnya nyantolin kantongnya di motor korban pada saat diparkir di deket warung atau dimana,” ungkapnya.

Tujuh Saksi Diperiksa Terkait Mayat Bayi di Kantong Plastik Belanjaan di Dramaga Bogor

Polsek Dramaga telah memeriksa tujuh saksi terkait kasus temuan mayat bayi jenis kelamin perempuan di kantong plastik belanjaan seorang ibu di Dramaga, Kabupaten Bogor, Senin (18/5/2020)

Seorang ibu tersebut tinggal di Kampung Situ Uncal, Desa P urwasari,Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor masih diselidiki polisi.

Ketujuh orang saksi yang diperiksa mulai dari wanita yang pertama kali menemukan hingga menyusuri sejumlah warung tempat belanja wanita tersebut.

 "Sementara saksi yang kami periksa di TKP ada 3 orang, yang di warung-warung 4 orang," kata Kanit Reskrim Polsek Dramaga Ipda Ano Junaedi saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Senin (18/5/2020).

 Dilalui Sungai Cileungsi, Warga di 15 Perumahan di Bekasi dan Bogor Diimbau Waspadai Banjir

 Usai Umumkan Pensiun, ini Kritik Pedas Tontowi Ahmad kepada PBSI

 Jadi Tamu Deddy Corbuzier, Mahfud MD: Semoga Saya Nggak Diciduk, Ngomongin Luhut hingga Corona

 Di Bekasi Ada 30 Kelurahan Diperbolehkan Gelar Shalat Idul Fitri

Dia menjelaskan, pihaknya sementara ini belum memastikan dimana pembuang bayi tersebut menggantungkan kantong plastik berisi mayat bayi ini di motor warga yang sedang berbelanja.

"Kita periksa mulai dari warung-warungnya yang dia datangin. Kita masih dalami, apakah orang yang ngebuangnya nyantolin kantongnya di motor korban pada saat diparkir di deket warung atau dimana," kata Ano Junaedi.

Kronologi

Kanit Reskrim Polsek Dramaga Ipda Ano Junaedi menceritakan bahwa awalnya pada Minggu (17/5/2020) pagi, wanita bernama Aisyah di Desa Purwasari, Kecamatan Dramaga berbelanja kebutuhan pokok dan bahan-bahan makanan lainnya.

 Wanita ini berangkat menggunakan kendaraan bermotor roda dua dan mendatangi beberapa warung.

"Ibu ini belanja ke beberapa warung. Dia belanja, gantungin (kantong plastik belanjaan) di motor. Belanja lagi, gantungin di motor. Dia kan jualan juga, jualan gorengan," kata Ano Junaedi saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Senin (18/5/2020).

 Saat dia pulang ke rumah selesai berbelanja, sejumlah kantong plastik yang dibawa wanita ini tidak langsung diperiksa, tapi langsung ditaruh begitu saja di dapur.

 Sudah Tidak Mual, Citra Kirana Lebih Tenang Hamil Saat Pandemi Covid-19

 Perpanjang PSBB Kota Tangsel, Airin Larang Penyelenggaraan Shalat Ied

 Nalong Bersedia Isolasi Mandiri di Gedung Kesenian Lantaran Kontrakannya Tak Layak untuk Isolasi

Kemudian jelang petang hari, kantong-kantong plastik belanjaan tersebut baru dibuka karena wanita ini hendak memasukan barang belanjaan bahan-bahan makanannya itu ke dalam lemari pendingin atau kulkas.

"Pas mau buka puasa, baru dia rapihin, buka-buka kreseknya, mau dimasukin ke kulkas sebagian, sebagian mau dimasak. Pas dibuka, salah satu kantong ada bayi ini, bau amis kecium. Dia juga gak nyadar siapa yang naruh ke motornya, apakah dia ambil di warung, tapi setahu dia yang diambil itu belanjaan semua dari warung," tutur Ano.

 Wanita ini pun kaget kemudian langsung melaporlan hal itu ke RT dan RW setempat lalu dilaporkan ke Polsek Dramaga.

Ano menuturkan bahwa mayat bayi tersebut saat ditemukan diperkirakan masih berumur sekitar kurang dari satu hari.

"Waktu kita ke TKP, kita juga datangkan bidan untuk melihat kondisinya. Katanya lahirnya baru hari itu mungkin belum 24 jam lah lengkap dengan ari-arinya. Kita kirim untuk outopsi ke RSUD Ciawi," kata Ano.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved