Viral Media Sosial

Kasus Rasisme Floyd, Fadli Zon : Mereka yang Pegang Senjata Mudah Sekali Menyalahgunakan Kekuasaan

Kasus Rasisme Terhadap George Floyd di Minneapolis, Fadli Zon : di negara maju pun mereka yang pegang senjata mudah sekali menyalahgunakan Kekuasaan

DAVID HIMBERT/HANS LUCAS via REUTERS
Tangkapan layar yang menampilkan wajah Derek Chauvin saat menginjak leher George Floyd dengan lututnya, pada Rabu (27/5/2020) di Minneapolis, Amerika Serikat. Chauvin dikenal sebagai polisi bermasalah, yang sudah 10 kali menjadi subyek pengaduan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Aksi kekerasan yang dilakukan Kepolisian Minneapolis, AMerika Seikat terhadap George Floyd, terduga pemalsuan uang berdarah Afrika-Amerika menjadi sorotan dunia.

Termasuk Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon.

Dirinya menilai kebrutalan Kepolisian yang rasialis memicu kemarahan warga Amerika Serikat.

Kasus Floyd pun diungkapkan Fadli Zon menjadi bukti kesewenangan kekuasaan dapat mudah terjadi.

Bahkan bagi negara sangat maju seperti Amerika Serikat sekalipun.

"Kebrutalan oknum polisi rasialis n diskriminatif spt ini tentu saja membuat rakyat AS marah. Bahkan di negara maju pun mereka yg pegang senjata tp tak disiplin mudah sekali sewenang2 abuse of power," ungkap Fadli Zon.

"Aparat yg rasialis diskriminatif adalah #penjahatberseragam," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, tewasnya George Floyd, seorang pria Afrika-Amerika pada 25 Mei 2020 lalu, kini menjadi sorotan dunia setelah videonya viral di media sosial.

Floyd dituduh melakukan transaksi dengan uang palsu, dan ia langsung diamankan kepolisian Minneapolis, Amerika Serikat.

Namun, penangkapan Floyd dinilai sangat kejam.

Halaman
12
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved