Olimpiade Tokyo

Emas Olimpiade Tokyo Menjadi Motivasi Hendra Setiawan

Hendra Setiawan tak akan membiarkan pandemi Covid-19 meruntuhkan motivasinya berlaga di Olimpiade Tokyo.

badmintonindonesia.org
Pasangan ganda putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan meraih gelar juara dunia untuk yang ketiga kalinya setelah di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 menaklukkan ganda Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi 25-23, 9-21, 21-15. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Mundurnya perhelatan Olimpiade Tokyo ke tahun 2021, tak membuat pebulu tangkis andalan Indonesia Hendra Setiawan ragu-ragu dengan persiapannya.

Spesialis ganda putra ini justru menganggap mundurnya Olimpiade Tokyo, akibat pandemi virus corona, adalah keputusan yang baik untuk dirinya dan pasangan mainnya, Mohammad Ahsan.

Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, saat bertanding melawan Ou Xuanyi/Zhang Nan (China) pada babak kedua Fuzhou China Open 2019.
Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, saat bertanding melawan Ou Xuanyi/Zhang Nan (China) pada babak kedua Fuzhou China Open 2019. (Badminton Indonesia)

"Dengan kondisi seperti ini lebih baik diundur, daripada dilanjutkan dan kami tidak tenang dalam bermain, akan menjadi kerugian," tuturnya saat mengobrol santai secara virtual bersama PBSI, Sabtu (30/5/2020) malam.

Menurut Hendra, hal yang terpenting saat ini adalah menjaga kondisi fisik agar siap tampil di tahun 2021.

Selain itu, karena belum ada program latihan di bulan ini,  jawara dunia ganda putra tahun 2019 itu lebih fokus ke latihan fisik sendiri di rumah.

"Pencinta bulu tangkis tak perlu khawatir dengan kesiapan saya. Saya tentu menjaga kondisi fisik. Olimpiade Tokyo tahun 2021 adalah target saya, dan semangat itu selalu saya jaga," tambah pemain yang mengidolakan Tony Gunawan ini.

Motivasi

Hendra Setiawan sendiri mengakui fase sekarang adalah fase terlama dirinya tidak bermain di turnamen bulu tangkis.

Namun, tekadnya untuk menjuarai Olimpiade untuk terakhir kalinya, membuat dirinya berambisi membawa medali emas Olimpiade Tokyo ke Indonesia tahun mendatang.

Bahkan, dia telah melupakan raihan prestasi di masa lampau demi medali emas Olimpiade Tokyo.

"Saya selalu fokus ke depan. Saya sudah melupakan apa yang telah saya peroleh di masa lalu. Bahkan saya siap memulainya dari nol," katanya tegas.

Prinsip ini pula yang membuatnya tidak bersikap jemawa dengan prestasi yang sudah sudah diraih.

Tony Gunawan, Sosok yang Menginspirasi Hendra Setiawan Bermain Netting

BWF Bikin Jadwal Baru Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020

Pebulutangkis Tontowi Ahmad Nyatakan Pensiun, Ini Deretan Prestasinya yang Harumkan Nama Bangsa

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved