Info Balitbang Kemenag

Berikut Ini Hasil Survei Kepuasan Masyarakat Soal Layanan Pemberian Izin Operasional Taman Seminari

Hasil survei kepuasan masyarakat terhadap Layanan Pemberian Izin Operasional Taman Seminari oleh Ditjen Bimas Katolik Kemenag RI.

Tangkap Layar Akun Twitter Kemenag RI @Kemenag_RI
Logo Kementerian Agama (Kemenag) RI 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimas Katolik dari Kementerian Agama (Kemenag) RI melakukan penelitian.

Penelitian kali ini mengenai hasil survei kepuasan masyarakat terhadap Layanan Pemberian Izin Operasional Taman Seminari oleh Ditjen Bimas Katolik Kemenag RI.

Dalam pendahuluan penelitian ini, diketahui Indonesia dalam penyelenggaraan seluruh jenjang pendidikan telah diatur dalam Undang-undang Nomor 20 tahun Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Dirumuskan bahwa Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Kepuasan Masyarakat Terhadap Layanan Kitab Suci Kemenag RI, Berikut Hasil Penelitiannya

Kemenag Kota Tangsel Sebut Rumah Ibadah Dapat Beroperasi Saat Penerapan Kenormalan Baru

Dirjen Kemenag Khamaruddin Amin: Hilangkan Covid-19 Tidak Cukup Scientific, Juga Harus Dibantu Doa

Secara khusus, diatur pula mengenai Pendidikan Usia Dini pada Pasal 28 Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional.

Pasal tersebut kemudian diatur lebih lanjut dengan diterbitkannya Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, di sana dinyatakan bahwa pendidikan anak usia dini adalah upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai usia enam (6) tahun yang dilakukan melalui rancangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Definisi tersebut menyiratkan bahwa esensi PAUD adalah mempersiapkan diri anak dalam semua aspek (motorik, kognitif, bahasa, emosi, spiritual).

Amanat tersebut ditanggapi secara progresif oleh Ditjen Bimas Katolik sebagai bagian Kementerian Agama melalu Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Nomor 23 Tahun 2015 Tentang Petunjuk Teknis Pendirian Taman Seminari di Lingkungan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik.

Taman Seminari merupakan bentuk lain yang sederajat dengan taman kanak-kanak (TK), atau Raudatul Athfal (RA) yang merupakan lembaga formal Pendidikan Keagamaan Katolik Anak Usia Dini.

Tujuan Pendidikan Taman Seminari adalah pengenalan dan penanaman nilai-nilai iman Katolik dan menumbuh kembangkan pribadi anak Katolik yang seimbang jasmani dan rohani.

Halaman
1234
Penulis: Advertorial
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved