Berita Video

VIDEO: Kapolda Metro Jaya Tinjau Stasiun MRT Dalam Rangka Penerapan Kenormalan Baru

Didampingi Wakapolda dan Kapolres Metro Jakarta Pusat, mereka langsung menuju Stasiun MRT HI.

warta kota
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana tengah berada di Stasiun MRT Bundaran HI untuk memantau kesiapan anggota dalam penerapan new normal. Jumat (29/5). (Wartakotalive.com-Joko Supriyanto) 

WARTAKOTALIVE.COM, MENTENG-- Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana meninjau Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI) dalam rangka kesiapan personil menghadapi kebijakan kenormalan baru atau new normal yang akan diterapkan Pemerintah.

Pantauan Wartakotalive.com Irjen Pol Nana Sudjana tiba dengan iringan pengawalan pada pukul 14.30 WIB. Didampingi Wakapolda dan Kapolres Metro Jakarta Pusat, mereka langsung menuju Stasiun MRT HI.

Dalam kesempatan itu pihaknya juga sempat memantau kondisi MRT yang terbilang masih sepi, karena masih diterapkannya massa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sementara itu, terlihat juga beberapa personil TNI-Polri juga diterjunkan untuk menjaga dan mengawasi warga selama PSBB hingga nanti penerapan kenormalan baru.

"Jadi seperti kita ketahui pelaksanaan PSBB wilayah DKI akan selesai 4 Juni kemudian kita juga belum tahu apakah ini diperpanjang atau selesai," kata Irjen Pol Nana Sudjana di Stasiun MRT, Jumat (29/5/2020).

Menyambut kesiapan kenormalan baru, dikatakan Nana Sudjana sesuai dengan arahan presiden, pihaknya telah menyiapkan diri dan telah melakukan koordinasi dengan Pangdam Jaya untuk penyiapan anggota di beberapa lokasi.

Adapun anggota yang ditempatkan berada di titik-titik keramaian seperti Stasiun, Terminal dan beberapa Pasar seperti Tanah Abang. Lokasi ini akan menjadi titik sasaran protokol kesehatan.

"Saya katakan pengetatan dalam rangka penegakan ataupun kedisipilinan terhadap masyarakat. Khususnya sasaran protokol kesehatan," katanya.

Menurut dia, sejauh ini pihak kepolisian akan menyiapkan 3.972 personil yang akan diterjukan dibeberapa titik lokasi dalam rangka kenormalan baru. Namun jumlah ini dimungkinkan akan terjadi penambahan.

"Sampai saat ini belum dapat kami pastikam. Tapi dari hasil pemetaan sasaran tahap awal anggota yang dilibatkan TNI Polri disekitar 3.972," ujarnya.

Dengan penempatan personil gabungan ini diharapkan masyarakat memaksimalkan kedisiplinan dan mematuhi protokol kesehatan agar penyebaran virus covid-19 tidak semakin naik.

"Tentu kami TNI Polri kemudian Pemda dalam hal ini Satpol PP akan terus memaksimalkan agar masyarakat disiplin dan melaksanakan protokol kesehatan," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved