Virus Corona Jabodetabek

Pengelola Mal dan Pasar di Jakarta Utara Diminta Siaga Jelang Penerapan New Normal

Pengelola mal dan pasar tradisional di Jakarta Utara diminta siaga menjelang penerapan new normal atau tatanan kehidupan normal baru.

Warta Kota/Rafzanjani Simanjorang
Ilustrasi suasana Pasar Jatinegara ramai pengunjung 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNG PRIOK - Pengelola mal dan pasar tradisional di Jakarta Utara diminta siaga menjelang penerapan new normal atau tatanan kehidupan normal baru saat pandemi virus corona atau Covid-19.

Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengatakan, para pengelola mal dan pasar tradisional diajak untuk berkolaborasi jelang penerapan new normal dalam waktu dekat.

Para pengelola mal dan pasar tradisional bersiaga untuk mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan protokol kesehatan apabila operasional sudah dibuka kembali buka.

“Kalau nanti pusat perbelanjaan diberi relaksasi membuka layanan, kita bisa mempertahankan bahwa mereka pusat perbelanjaan yang merdeka dari Covid-19," ucap Sigit, Jumat (29/5/2020).

Bantu Putus Mata Rantai Covid-19, Bupati Bekasi Apresiasi Kinerja Satpol PP dan Dishub

Pengawasan di MRT Jakarta Bakal Diperketat saat Penerapan New Normal saat Pandemi Virus Corona

Sigit menambahkan, ketika penerapan new normal sudah berjalan, petugas keamanan dari unsur TNI-Polri akan disiagakan di setiap tempat untuk pengawasan protokol kesehatan.

"Ini dalam bentuk satgas pengawasan pelaksanaan pengendalian Covid-19 khusus di tiga sektor yaitu moda transportasi umum, pasar tradisional, dan pusat perbelanjaan," kata Sigit.

Manager Area 13 Perumda Pasar Jaya Danu Mulyanto mengatakan, masih ada kendala terkait pengawasan masyarakat di pasar tradisional meski sudah menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Seperti misalnya antrean KJP kendala besar, pengunjung pasar juga," ucap Danu.

1 Pedagang Pasar Perumnas Klender Dinyatakan Reaktif Corona Setelah Rapid Tes Tahap 3

VIDEO: MRT Jakarta Bakal Perketat Pengawasan Saat Penerapan New Normal

Oleh karena itu, pihaknya terus memberikan imbauan baik kepada pengunjung maupun pedagang pasar.

Selain itu, ada pembatasan jam operasional pasar sejak penerapan PSBB satu bulan belakangan.

"Pedagang kami dorong melakukan protokol kesehatan. Kegiatan pasar dibatasi, kita imbau pembeli untuk membungkus belanjaannya," ujar Danu.

Halaman
12
Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved