Virus Corona

Jelang New Normal, MUI Tak Rekomendasikan Wilayah Zona Merah Gelar Salat Berjemaah di Masjid

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerbitkan maklumat bernomor Kep-1188/DP-MUI/V/2020 tertanggal 28 Mei 2020.

muslimdaily
Anwar Abbas. 

WARTAKOTALIVE, GAMBIR - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerbitkan maklumat bernomor Kep-1188/DP-MUI/V/2020 tertanggal 28 Mei 2020.

Waketum MUI Muhyidin Junaidi dan Sekjen MUI Anwar Abbas yang menandatanganinya.

Maklumat itu menjelaskan pandangan MUI mengenai rencana kenormalan baru atau new normal yang akan diterapkan pemerintah.

Covid-19 Serang 23 Warga Penjaringan, 19 Orang Dirujuk ke RSKD Duren Sawit, Sisanya Isolasi Mandiri

Salah satu poin yang dijelaskan, dalam keadaan kawasan yang tingkat penyebaran Covid-19 sudah terkendali, kegiatan ibadah yang melibatkan berkerumunnya banyak orang, dapat dilakukan.

Seperti, Salat Jumat dan jemaah salat maktubah, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

Menanggapi hal ini, Sekjen MUI Anwar Abbas menyampaikan, pemerintah punya wewenang untuk membuat sebuah kebijakan.

UPDATE 29 Mei 2020: 8 Provinsi Tak Ada Penambahan Kasus Positif Covid-19

Terkait new normal, katanya, tentu pasar dan mal pun kemungkinan akan dibuka.

Dengan begitu, tentunya masjidnya pun akan dibuka kembali untuk ibadah, setelah sebelumnya ada imbauan untuk melaksanakan ibadah di rumah untuk pencegahan dan penyebaran Covid-19.

"Sebenarnya kalau situasinya atau penyebarannya tidak terkendali MUI tidak merekomendasikan."

ISIS Sebut Pandemi Covid-19 Hukuman Tuhan untuk Tirani

"Kami MUI juga tidak punya kemampuan untuk melarang, tapi kalau bisa jika belum terkendali jangan dulu," kata Sekjen MUI Anwar Abbas, Jumat (29/5/2020).

Halaman
1234
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved