Liga 1

Covid-19 Ganggu Liga 1 2020, Persija Jakarta Sarankan Kompetisi Digelar Seperti di Eropa

Manajemen Persija turut menyarankan Liga 1 2020 dihentikan dan membuat kompetisi baru setelah pandemi Covid-19 berakhir.

Media Persija
CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus (kiri) dan Direktur Teknik Persija Development Center, Eduardo Perez, Kamis (4/7/2019) di Kantor Persija, Taman Rasuna, Kuningan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Manajemen tim Persija Jakarta menyarankan kompetisi sepak bola Liga 1 2020 dihentikan akibat penyebaran Covid-19 di Indonesia yang masih tinggi.

PSSI memang sudah meminta masukan dari tim-tim kontestan Liga 1 2020 dengan melakukan rapat secara virtual beberapa waktu lalu.

Dalam rapat tersebut, sebagian besar tim Liga 1 menginginkan kompetisi tidak dilanjutkan dan dihentikan secara total.

Manajemen Persija turut menyarankan Liga 1 2020 dihentikan dan membuat kompetisi baru setelah pandemi Covid-19 berakhir.

Direktur Olahraga Persija, Ferry Paulus menuturkan, PSSI harus mencontoh beberapa negara di Eropa yang menggelar kompetisi lintas tahun.

Persija Sarankan Kompetisi Dihentikan, PSSI Diminta Buat Kebijakan Baru Tentang Kompetisi

Nantinya, PSSI bisa menyelenggarakan kompetisi baru yang diselenggarakan pada tahun 2020 dan berakhir pada tahun 2021.

"Opsi ada. Kompetisi baru yang Persija usulkan adalah lintas tahun seperti halnya di Eropa. Saat ini kita fokus sehat dulu saja," ujar Ferry Paulus saat dihubungi awak media, Jumat (29/5/2020).

Persija Jakarta Ingin Liga 1 Kembai Bergulir dengan Catatan Protokol Covid-19 Dijalankan

Jika memaksakan Liga 1 2020 bergulir akan sulit karena situasi dan kondisinya seperti saat ini.

Selain itu, para sponsor dan elemen tim lainnya sudah membuat proyeksi hanya sampai dengan akhir tahun 2020.

Bukan Lawan Persib Atau Persebaya, Ini Pertandingan Paling Berkesan Buat Marko Simic Bersama Persija

Untuk itu, paling masuk akal saat ini adalah PSSI harus membuat kompetisi baru dan akan berakhir pada tahun 2021 mendatang.

"Kalau dilanjutkan tidak boleh berubah kan, sudah tanggung. Sementara sponsor dan lain-lainnya sudah proyeksi dari Januari sampai Desember. Jadi opsi sementara ya kompetisi lintas tahun," tutur Ferry Paulus.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Murtopo
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved