Breaking News:

Hari Lahir Pancasila

6 Perbedaan Upacara Memperingati Harlah Pancasila di Tengah Pandemi Corona dengan Situasi Normal

Hari Lahir Pancasila 1 Juni adalah hari libur nasional, namun PNS, TNI/Polri tetap upacara bendera. Ada 6 perbedaaan pelaksanaannya saat covid-19

Tribunnews/Jeprima
Pekerja menyelesaikan pembuatan patung lambang negara Garuda Pancasila yang terbuat dari bahan fiber glass di kawasan Bali Raya, Jakarta Timur, Jumat (9/8/2019). Mendekati perayaan HUT Kemeredekaan RI, lazim, permintaan patung Garuda Pancasila meninggkat. Kerajinan tangan tersebut dijual seharga berkisar Rp 50 ribu - Rp1,5 juta tergantung ukuran. Tribunnews/Jeprima 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila akan menyelenggarakan upacara bendera secara nasional di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin 1 Juni 2020.

Namun ada perbedaan yang sangat mencolok, mengenai pelaksanaan upacara bendera memperingati Hari Lahir (Harlah) Pancasila pada saat normal, dibandingkan di tengah situasi pandemi virus Corona 2019 atau Covid-19, saat ini.

“Upacara bendera Hari Lahir Pancasila tetap diselenggarakan meskipun di tengah pandemi Covid-19, tidak terlepas dari upaya untuk senantiasa mengingat sejarah kelahiran Pancasila sebagai dasar dan ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia dan bahwa rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila,” demikian siaran pers Direktur Sosialisasi Komunikasi dan Jaringan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Aris Heru Utomo yang diterima redaksi wartakotalive.com, Jumat (29/5/2020).

Apa saja perbedaan pelaksanaan upacara bendera saat situasi Covid-19 dengan kondisi normal? Simak pada bagian bawah, berita ini. 

Pengumuman Resmi Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni Pejabat Wajib Ikut Upacara via Aplikasi Zoom

Wakil Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang juga mantan Wakil Presiden Jenderal (Purnawirawan) Try Sutrisno  menyampaikan arahan terkait upacara bendera memperingati hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2020.  BPIP mengadakan konferensi pers di Jakarta, Jumat 929/5/2020). Hand-over/BPIP
Wakil Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang juga mantan Wakil Presiden Jenderal (Purnawirawan) Try Sutrisno menyampaikan arahan terkait upacara bendera memperingati hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2020. BPIP mengadakan konferensi pers di Jakarta, Jumat 929/5/2020). Hand-over/BPIP (Hand-over/BPIP)

Inspektur Upacara Presiden, Ketua MPR Baca Teks UUD, Ketua DPR Baca Pancasila

Memperhatikan amanat dari Keppres Nomor 24 tahun 2016 yang ditandatangani Presiden Jokowi agar masyarakat Indonesia memperingati Hari Lahir (Harlah) Pancasila setiap tanggal 1 Juni, pada tahun 2020 ini kembali akan diselenggarakan upacara bendera Hari Lahir Pancasila.

Upacara akan diselenggarakan di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat.

Gedung Pancasila adalah salah satu gedung bersejarah bagi bangsa Indonesia, tempat gagasan mengenai Pancasila dibahas dalam sidang BPUPK di tempat ini pada 29 Mei – 1 Juni 1945.  

Peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan bagian dari proses pembelajaran yang terus-menerus agar Pancasila lestari dan selalu diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehari-hari.

Nilai-nilai Pancasila,  Pancasila dalam tindakan, gotong royong menuju Indonesia maju tetap tidak lekang oleh waktu dan kondisi. Justru di tengah pandemik kita menunjukkan kesaktian Pancasila dan memperkuat semangat gotong royong.

Peringati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni Libur Nasional, Upacara Tetap Digelar

Halaman
1234
Editor: Domu D. Ambarita
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved