Breaking News:

50 Kendaraan Pribadi Terjaring Razia di Depok, Satu Diantaranya Mobil Travel Angkut 17 Pemudik

“Peningkatan penjagaan PSBB Covid -19 ini kita optimalkan melalui patroli biru dimulai dari pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB,” ucapnya.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dedy
Istimewa
Petugas gabungan mengecek satu per satu para pengendara yang melintas masuk ke Depok, sebagai antisipasi adanya pelanggaran PSBB disejumlah wilayah perbatasan Kota Depok, Jumat (29/5/2020) dini hari. 

Puluhan kendaraan pribadi maupun mobil travel yang berencana kembali ke Kota Depok setelah mudik, terjaring razia yang digelar Satuan Lalu Lintas Polrestro Depok, Jumat (29/5/2020).

Kasat Lantas Polrestro Depok Kompol Erwin Aras Genda mengatakan, sebanyak 50 kendaraan pribadi di daerah perbatasan berhasil diperintahkan untuk memutar balik.

“Ada juga satu unit mobil angkutan mudik travel mengangkut pemudik sebanyak 17 orang asal Kuningan, Jawa Barat menuju Depok kita amankan juga,” ujarnya kepada wartawan seusai apel Satlantas Polrestro Depok di lapangan Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, Depok, Jumat (29/5/2020).

Untuk mobil travel, kata jebolan Akpol 2003 ini, pihaknya mengamankan juga minibus jenis Isuzu Elf bernomor polisi E 7502 VC, beserta 10 penumpangnya ke Polres Metro Depok.

“Setelah para penumpang termasuk sopir travel kita data sesuai identitas KTP, langsung kita suruh pulang ke rumah masing-masing. Sementara itu untuk mobil kita sita sebagai barang bukti melanggar Pasal 308 Jo 173 UU No. 22 Tahun 2009 tentang pelanggaran trayek,” katanya.

Sementara puluhan kendaraan pribadi yang terjaring, dikatakan Erwin telah melanggar Peraturan Wali Kota Depok Tahun 2020, Pasal 5 Ayat 2 tentang persyaratan masuk ke Kota Depok.

Dengan landasan aturan tersebut, Erwin mengatakan pihaknya memerintahkan kendaraan tersebut untuk memutar balik kendaraannya.

“Peningkatan penjagaan PSBB Covid -19 ini kita optimalkan melalui patroli biru dimulai dari pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB,” ucapnya.

“Pada waktu itulah yang rentan para pemudik atau pengendara bisa lolos pantauan anggota karena di pos check point PSBB ada keterbatasan waktu mulai dari pukul 06.00 WIB sampai 20.00 WIB,” tutur Erwin lagi.

Dalam Patroli Biru tersebut melibatkan 34 personel yang terdiri dari anggota Lantas, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok.

Puluhan petugas tersebut terbagi di empat wilayah perbatasan yang akan masuk ke Kota Depok dan Jakarta.

“Untuk lebih memaksimalkan penyekatan kendaraan yang akan masuk ke Jakarta dan Depok, selain melalui Pos Check Point PSBB yang tersebar di 20 titik Kota Depok, kita juga buat Patroli Biru dengan cara bertindak Hunting Sistem,” papar Erwin.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved