Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Gelanggang Remaja KONI di Gambir Jadi Tempat Karantina

gelanggang Koni yang berada tak jauh dari kantor Wali Kota Jakarta Pusat disulap menjadi tempat karantina di bagian auditoriumnya. Di sana tersedia ka

Warta Kota/Joko Supriyanto
Kondisi tempat karantina di Auditorium Gelanggang KONI yang disiapkan Pemkot Jakarta Pusa, Rabu (27/5/2020) untuk warga yang kedapatan tidak memiliki SIKM. 

WARTAKOTALIVECOM, GAMBIR - Pemerintah Kota Jakarta Pusat menjadikan Auditorium Gelanggang Remaja di Gedung Koni Jalan Tanah Abang 1, Gambir Jakarta Pusat sebagai tempat karantina warga tanpa Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) ke DKI Jakarta.

Pantauan Wartakotalive.com, gelanggang Koni yang berada tak jauh dari kantor Wali Kota Jakarta Pusat disulap menjadi tempat karantina di bagian auditoriumnya. Di sana tersedia kasur lipat yang disediakan.

Kurang lebih ada 80 kasur lipat yang disediakan oleh Pemkot Jakpus di tempat karantina ini.

Meski baru di fungsikan kemarin, sudah ada 2 orang dikarantina.

 Cerita Warga yang Dikarantina Akibat Tak Memiliki SIKM saat Masuk ke Jakarta

 Sistem Pengajuan SIKM Dikeluhkan Lambat, Warga Akhirnya Nekat ke Jakarta

Para penghuni yang dikarantina ini dijangkau petugas karena tidak bisa menunjukkan SIKM ketika turun di Stasiun Gambir pada Selasa (26/5/2020) kemarin, sehingga mereka diminta melakukan isolasi di tempat karantina yang disediakan.

Beberapa petugas Satpol PP pun juga dilibatkan untuk melakukan penjagaan dan melakukan pengawasan kepada para pedagang warga yang menjalani karantina karena tidak memiliki SIKM.

 Tak Punya SIKM dan Tujuan di DKI Jakarta, Warga Yogyakarta Dipulangkan ke Kampung Halaman

Tak punya SIKM, dikarantina

Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara mengatakan warga yang tidak memiliki SIKM sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) 47 tahun 2020 maka akan dilakukan karantina sementara.

"Ya kemarin itu kita fungsikan Gelanggang Koni sebagai tempat karantina. Total dari 49 orang penumpang kereta KLB, 5 orang tidak memiliki SIKM. Untuk itu 5 orang kita bawa ke Gelanggang Koni," kata Bayu Meghantara saat dikonfirmasi, Rabu (27/5/2020).

Dikatakan Bayu, setelah melakukan karantina mereka akan dilakukan swab test terlebih dahulu untuk mematikan jika mereka tidak terpapar covid-19. Jika mereka positif covid-19 maka akan dilakukan tidak lanjut pemeriksaan hingga rujukan ke rumah sakit.

"Mereka juga sudah dilakukan swab test juga dan tinggal nunggu hasilnya, kalo mereka nanti positif nanti akan kita eksekusi untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Halaman
12
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved