Breaking News:

Virus Corona

Ketahuan Tidak Jaga Jarak di Singapura, Marissa Nasution: Denda Rp 3 Juta dan Maksimal Rp 100 Juta

Bersama suami dan dua anaknya, Marissa Nasution menetap di Singapura dan saat ini juga hanya bisa tinggal di rumah saja.

Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Marissa Nasution di TransTV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Sejak menikah pada 2018, Marissa Nasution memutuskan tinggal di Singapura. Saat ini ia hanya berada di rumah karena wabah virus corona juga melanda Singapura. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Selama pandemi virus corona, presenter dan bintang film Marissa Nasution tetap tinggal di Singapura.

Singapura juga menjadi salah satu negara yang terkena wabah virus corona.

"Ada aturan yang ketat disini (Singapura), terlebih mengenai social distancing dan denda yang cukup besar," kata Marissa Nasution saat Live Instagram dikutip Warta Kota, Rabu (27/5/2020).

Marissa Nasution
Marissa Nasution (Tribunnews/Jeprima)

Bersama suami dan dua anaknya, Marissa Nasution menetap di Singapura dan saat ini juga hanya bisa tinggal di rumah saja karena pandemi Covid-19.

Perempuan yang mengawali karier di industri hiburan sebagai VJ MTV Indonesia itu mengatakan, denda bagi warga yang tidak menjaga jarak saat keluar rumah bisa sampai Rp 100 juta.

"Kalau kita jalan di luar dan nggak ada social distancing sama orang lain, bisa kena denda minimal Rp 3 juta sampai maksimal Rp 100 juta," ucap Marissa Nasution.

Lahirkan Anak Kedua Saat Pandemi Covid-19, Marissa Nasution: Pakai Masker dan Terasa Seperti Nge-Gym

Melahirkan Anak Kedua di Singapura, Marissa Nasution Sempat Khawatir Karena Wabah Virus Corona

Istri Benedikt Brueggemann ini menaati imbauan pemerintah setempat.

"Keluar rumah hanya kalau mau ke supermarket dan layanan kesehatan saja. Itu juga nggak boleh rombongan, harus sendiri," kata Marissa Nasution.

Pemain film kelahiran Jakarta, 8 Februari 1986, itu baru keluar rumah hanya untuk ke supermarket saja.

Marissa Nasution dan Benedikt, suaminya.
Marissa Nasution dan Benedikt, suaminya. (Instagram)

"Saat ini di Singapura sepi sekali, tidak ada mobil yang lalu-lalang. Taman juga ditutup. Kita boleh keluar jalan-jalan, tapi tidak boleh berhenti," jelasnya.

Masyarakat Singapura, lanjut Marissa Nasution, patuh pada aturan pemerintah selama pandemi virus corona.

"Singapura sekarang udah kayak ghost town," ujar Marissa Nasution.

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved