Breaking News

BREAKING NEWS: Perahu Sarat Penumpang Pulang Ziarah Tenggelam di Ogan Ilir, Empat Guru Tewas

Perahu sarat penumpang tenggelam di Sungai Ujung Tanjung, Desa Tanjung Atap, Tanjung Batu, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Selasa (26/5/2020).

Istimewa
ILUSTRASI. Perahu sarat penumpang tenggelam di Sungai Ujung Tanjung, Desa Tanjung Atap, Tanjung Batu, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Selasa (26/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, PALEMBANG - Perahu yang sarat penumpang tenggelam di Sungai Ujung Tanjung, Desa Tanjung Atap Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan.

Kecelakaan perahu tenggelam tersebut menewaskan empat orang guru yang berniat ziarah ke tokoh agama setempat.

Kapolsek Tanjung Batu AKP Mujamik Harun, Selasa (26/5/2020), mengatakan, empat guru yang tenggelam tersebut merupakan rombongan 12 orang dari Lembaga Pendidikan Nurul Yaqin yang berniat ziarah ke Makam Said Umar Bagindo Sari yakni tokoh agama wilayah setempat.

"Perahu tenggelam pukul 12.30 WIB, informasinya perahu yang ditumpangi rombongan itu kelebihan kapasitas, normalnya untuk tujuh orang tapi ditumpangi 13 orang," ujar AKP Mujamik Harun dihubungi dari Palembang.

Empat orang meninggal yakni WA (perempuan 31 tahun), R (perempuan 30 tahun), MAP (laki-laki 31 tahun) dan D (perempuan 28 tahun).

Sedangkan sembilan orang lainnya termasuk sopir ketek selamat dan sempat mendapat perawatan di Puskesmas setempat lalu kembali ke rumah masing-masing.

 Anies Sebut Penyebaran Covid-19 di Jakarta Semakin Rendah Setelah DKI Keluarkan Kebijakan Ini

 Mirip Akademi Militer, Akademi Demokrat Sudah Lantik Lulusan Pertamanya, Langsung Dinas di DPR RI

 MANTAN Ketua KPK Abraham Samad Serang Kebijakan Jokowi Naikkan BPJS: Lain Gatal Lain Digaruk

Kejadian berawal dari empat orang yang naik ke perahu tersebut dari dermaga sungai milik warga bernama Zainal, namun perahu dalam kondisi mesin mati dan terpaksa didayung.

Lalu setibanya di Dermaga Desa Tanjung Atap empat orang itu meminta Zainal menaikkan delapan rekannya yang sudah menunggu, tetapi ditolak dengan alasan perahu tidak muat, Zainal justru menawarkan untuk mengangkut para rombongan dua kali penyeberangan.

Para rombongan justru menolak dan tetap meminta diantarkan satu kali penyeberangan sekaligus, dan akhirnya dipenuhi dengan kondisi perahu masih didayung karena mesin mati.

 TERUNGKAP, Diduga Ini Pemicu Bentrok Ormas di Jalan I Gusti Ngurah Rai Bekasi

Halaman
12
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved