Liga Inggris

Pemerintah Inggris Izinkan Pemain Liga Inggris Lakukan Kontak Fisik Saat Latihan

Perkembangan latihan ke tahap dua sangat penting untuk mempersiapkan kembalinya berbagai cabang olahraga ke dalam pertandingan yang kompetitif.

KOMPAS.COM/OLI SCARFF/AFP
Bek Leicester City, Wes Morgan (kiri), merayakan gol ke gawang Manchester United, dalam lanjutan Premier League di Stadion Old Trafford. 

Pemerintah Inggris mengizinkan para atlet di negara mereka melakukan kontak fisik dengan rekannya saat berlatih di tengah pandemi virus corona.

Kelonggaran ini membuat para pesepak bola bisa melakukan tekel saat berlatih dan para petinju bisa melakukan latih tanding atau sparring partner.

Philippe Coutinho dan Mohamed Salah merayakan gol Liverpool ke gawang Arsenal pada pertandingan Premier League di Stadion Emirates, Jumat (22/12/2017).(AFP/Ian Kington)
Philippe Coutinho dan Mohamed Salah merayakan gol Liverpool ke gawang Arsenal pada pertandingan Premier League di Stadion Emirates, Jumat (22/12/2017).(AFP/Ian Kington) (via Kompas.com)

Seperti dilansir laman CNA, panduan baru itu diterbitkan pemerintah Inggris pada Senin (25/5) waktu setempat.

Ini merupakan bagian kedua dari lima langkah yang diambil Departemen Digital, Budaya, Media, dan Olahraga (DCMS) Inggris untuk mempersiapkan para atlet agar kembali bugar dalam menyambut bergulirnya kembali kompetisi.

“Pelatihan tahap dua dapat digambarkan sebagai dimulainya lagi latihan kontak dekat, di mana pasangan, kelompok kecil dan/atau tim dapat berinteraksi dalam kontak lebih dekat,” demikian aturan yang dibuat DCMS.

“Perkembangan latihan ke tahap dua sangat penting untuk mempersiapkan kembalinya berbagai cabang olahraga ke dalam pertandingan yang kompetitif. Pelatihan kontak tertutup diperlukan untuk mereplikasi formasi dan kondisi pertandingan, sehingga kebutuhan spesifik olahraga dapat ditempatkan pada tubuh, pikiran, dan indera para atlet,” demikian aturan itu lagi.

Raheem sterling dan kawan-kawan rayakan kemenangan City di pekan pertama Liga Inggris
Raheem sterling dan kawan-kawan rayakan kemenangan City di pekan pertama Liga Inggris (@sterling7)

Liga Inggris merupakan salah satu kegiatan olahraga terbesar di Inggris yang tengah bersiap untuk dilanjutkan kembali di tengah pandemi virus corona.

Saat ini para pemain sudah dapat lampu hijau untuk menjalani latihan di dalam grup kecil dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Premier League telah terhenti sejak pertengahan bulan Maret lalu. Namun, lewat Project Restart yang dicanangkan pemerintah Inggris, kompetisi paling meriah di dunia itu berpeluang dilanjutkan kembali pada bulan Juni nanti.

Tahap pertama yang harus dijalani sebelum memulai lagi kompetisi musim ini sudah ditetapkan pada tanggal 13 Mei lalu dan harus diselesaikan sebelum tahap berikutnya berjalan.

Liverpool membukukan 88 angka dari 35 pertandingan Liga Inggris dan masih memuncaki klasemen dengan selisih 2 angka dari Manchester City yang menduduki peringkat 2.
Liverpool membukukan 88 angka dari 35 pertandingan Liga Inggris dan masih memuncaki klasemen dengan selisih 2 angka dari Manchester City yang menduduki peringkat 2. (Opta Joe)

Menurut panduan yang diterbitkan pemerintah Inggris, disebutkan kontak fisik jarak dekat hanya diizinkan ketika badan-badan olahraga, klub, dan tim dianggap memenuhi syarat untuk melakukannya, setelah mereka berkonsultasi dengan para atlet, pelatih, dan staf pendukungnya.

Pada tahap kedua, para atlet masih harus menjaga jarak aman sebelum dan sesudah latihan.

Selama latihan, jarak minimal antarpemain harus dua meter itu wajib dijaga hingga berakhirnya latihan.

Adegan dalam Newcastle Unted vs Arsenal di pekan pertama Liga inggris.
Adegan dalam Newcastle Unted vs Arsenal di pekan pertama Liga inggris. (Premier League)

“Pengecualian pada jarak sosial adalah untuk periode pelatihan aktual itu sendiri, tetapi tidak untuk kegiatan yang bersifat peripheral,” tulis DCMS.

Panduan juga menyatakan bahwa pelatihan tahap dua tidak bisa dijalankan tanpa ada penilaian risiko yang terdokumentasi dan strategi mitigasi risiko

Penulis: Merdi Iskandar
Editor: Merdi Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved