Breaking News:

Dibalik Ambruknya Turap TPA Cipeucang, Fraksi Gerindra-PAN DPRD Tangsel Duga Ada Penyelewengan Dana

untuk membatasi antara TPA dengan Sungai Cisadane itu membentang sepanjang 500 meter, bagian yang ambruk terdorong longsor sepanjang 60 meter

Penulis: Dedy | Editor: Dedy
Istimewa/dokumentasi Banksa Suci
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Tangerang Selatan yang longsor, sampah pun sampai menutupi hampir seluruh badan Sungai Cisadane, Kamis (22/5/2020). 

Menanggapi longsornya gunungan sampah di TPA Cipeucang, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel, Yepi Suherman, mengatakan, perusahaan yang memenangkan tender dan membangun turap itu berasal dari Aceh.

“Kontraktor PT Ramai Jaya Putra Sejati yang dari Aceh, mendesainnya dan pengawasnya CV Design Engineering. Nilainya Rp 23 miliar lebih hampir 24,” ujar Yepi di kantornya, Setu, Selasa (26/5/2020).

Yepi mengatakan, sudah memanggil keduanya, mempertanyakan ambruknya turap itu.

“Untuk CV Design Engineering sudah dipanggil, sudah rapat juga di sini dari Wika, ahli konstruksi. PT-nya juga sudah dipanggil PPK (Pejabat Pembuat Komitmen),” ujarnya.

Yepi menjabarkan, turap berbahan beton untuk membatasi antara TPA dengan Sungai Cisadane itu membentang sepanjang 500 meter, bagian yang ambruk terdorong longsor sepanjang 60 meter.

“Bentangan sheet pile yang memanjang 400 meter, Lebarnya 100 meter, jadi total 500 meter,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved