Breaking News:

Viral Medsos

Anggota Polisi yang Marah Saat Ditegur Tak Pakai Masker Akhirnya Dimutasi, Kapolda Jabar Minta Maaf

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi meminta maaf atas arogansi Bripka HI, petugas yang marah saat ditegur tak pakai masker

Instagram
Bripda HI kabur saat ditegur sesama polisi karena tak menggunakan masker. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi meminta maaf atas arogansi Bripka HI. 

"Iya, betul. Yang bersangkutan saat ini diperiksa Propam Polrestabes Bandung," katanya saat dihubungi.

Kapolda Jabar, Rudy Sufahriady juga sudah angkat bicara terkait kejadian viral Bripka H,

Senada dengan Kapolrestabes Bandung, Kapolda Jabar juga mengatakan, Bripka H sedang diperiksa Propam.

Bahkan, katanya, anggota polisi yang bertugas di bagian SIM Satlantas Polrestabes Bandung akan dimutasikan.

Mal di Jakarta Buka Kembali Tanggal 5 Juni, Ini 60 Pusat Perbelanjaan yang Bakal Beroperasi Lagi

"Sedang diperiksa propam. Selesai diperiksa, saya mutasikan ke Yanma (pelayanan markas)," ujar Rudy.

Dia mengatakan, seharusnya polisi tak boleh arogan.

Anggota polisi justru harus menjadi contoh yang baik.

"Polisi tidak boleh arogan, seharusnya bisa menjadi contoh yang baik untuk masyarakat," ujar Rudy saat dihubungi. (TribunJabar.id/Mega Nugraha)

Kejadian Viral Lainnya

Seorang residivis kembali diamankan jajaran polisi sektor Rancakekek, Polresta Bandung karena melakukan pungli atau

pemalakan di Jalan Garut Bandung, Rancaekek Kabupaten Bandung.

Aksinya tersebut sempat viral karena direkam oleh teman korban.

Dalam video yamg beredar tersangka I (29) meminta uang sebesar Rp 50 ribu kepada sopir.

Menurut Kapolsek Rancaekek, Kompol Imron Rosyadi, saat tersangka melakukan aksinya dalam keadaan mabuk.

Siswi Madrasah Aliyah di Sulawesi Selatan Digauli Ayah Kandungnya. Begini Jalan Ceritanya

"Memang betul saat dia melakukan itu (aksinya) memang kondisinya dia mabuk minum obat batuk (dengan dosis berlebih) dan kami amankan," ujar Imron, di Mapolsekta, Rancaekek, Kamis (21/5/2020).

Imron memaparkan, dalam melakukan aksinya tersangka tidak melakukan kekerasan dan tak membawa senjata tajam.

"Dia tidak melakukan kekerasan dan tidak membawa senjata tajam, saat diamankan memang kondisinya masih mabuk," kata Imron.

Imron mengatakan, dari keterangan I melakukan pemalakan baru sekali ini dengan minta ke sopir.

"Menurut data yang ada mungkin sekitar 3 tahun lalu dia pernah diproses hukum karena pencurian dengan kekerasan," ujarnya.

Imron menjelaskan, awalnya pihaknya mendapatkan informasi lewat media sosial, viral ada pungli atau pemalakan di daerah jalur Garut Bandung, Desa Nanjung Mekar, Rancaekek.

"Berdasarkan itu kami melakukan penyelidikan terhadap pelaku tersebut. I merupakan warga Jatinangor Kabupaten Sumedang," tuturnya.

Narapidana Penerima Asimilasi yang Kembali Berulah Makin Banyak, Sebagian Besar Penjambret

Kata Imron, tersangka minta 50 ribu tapi dari sopir memberikan 45 ribu, karena sopir keberatan dan yang ada sebelah sopir merekam dan videonya viral.

Kejadian tersebut dilakukan tersangka Selasa (19/5/2020) dan polisi berhasil mengamankannya Rabu (20/5/2020).

"Kami berharap jika ada kasus yang seperti ini langsung lapor maka kami akan langsung menindaklanjutinya," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker", 

Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved