Virus Corona

Amien Rais Katakan Istilah New Normal Menyesatkan, Wakil Ketua DPR: Ini Gerakkan Perekonomian

Amien Rais berpandangan bahwa new normal merupakan istilah yang salah arah dan menyesatkan. Namun hal itu dibantah Wakil Ketua DPR

Ig@Info.jakartabarat
Pusat perbelanjaan di Jakarta Barat dirazia petugas Satpol PP karena membuka tokonya saat penerapan PSBB, Kamis (21/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Amien Rais berpandangan bahwa new normal merupakan istilah yang salah arah dan menyesatkan.

Hal itu disampaikannya melalui akun Instagram @amienraisofficial.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan tak sepakat apabila istilah new normal dianggap salah arah dan menyesatkan.

"Jadi salah arah dan menyesatkannya saya nggak sepakat. tapi istilahnya harus berbeda, ya tatanan hidup baru dalam keadaan new normal. Kalau menurut saya new normal itu adalah tatanan hidup baru yang kembali normal, tetapi kemudian dengan protokol covid-19 yang ketat," ujar Sufmi, ketika dihubungi Tribunnews.com, Selasa (26/5/2020).

New Normal di Tempat Kerja, Menteri Kesehatan Minta Sif Malam Hingga Pagi Hari Ditiadakan

Kemenkes Keluarkan Protokol Kerja untuk Perkantoran yang Akan Buka Lagi Setelah PSBB

Dia berpandangan bahwa new normal merupakan cara masyarakat kembali normal menjalankan kehidupan sehari-hari termasuk menggerakkan roda ekonomi dan membangkitkan industri.

Harapannya, kata dia, new normal dapat menormalkan kembali sejumlah hal di masyarakat.

Antara lain menormalkan kembali para pekerja yang menganggur di rumah, kemudian menormalkan kembali produksi pabrik-pabrik untuk mengekspor.

"Juga membuat industri strategis tetap berproduksi dan membuat pertanian serta lahan-lahan tetap produktif dengan protokol Covid-19. Sehingga dampak pandemi bisa berangsur diatasi," ungkapnya.

Politikus Gerindra tersebut juga mengatakan new normal harus dilakukan untuk membatasi utang-utang ke luar negeri dan juga mengembalikan perekonomian Indonesia.

"New normal juga harus mengembalikan fungsi legislatif untuk pengawasan legislasi dan anggaran. Dimana penegakan hukum juga tetap berjalan dalam keadaan new normal," tandasnya.

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved