Virus Corona

Pengawasan Kendaraan Arus Balik dari Daerah ke Jakarta Bakal Diperketat, Warga Harus Punya SIKM

Kemenhub telah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait untuk memperketat pengawasan pengendalian transportasi pada fase pasca Idul Fitri 1441

Warta Kota/Muhammad Azzam
Lokasi penyekatan untuk mencegah pemudik di Sumber Arta Jalan KH Noer Ali Kalimalang, Kota Bekasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan tetap konsisten menerapkan kebijakan larangan mudik ke kampung halaman atau arus balik bagi warga yang akan mengarah ke Jakarta.

Seperti dikatakan Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam siaran pernya, Senin (25/5/2020), bahwa kegiatan mudik sebelum hari raya Idul Fitri maupun kegiatan setelah itu yang biasa disebut Arus Balik, tetap dilarang.

Untuk itu, Kemenhub telah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait untuk memperketat pengawasan pengendalian transportasi pada fase pasca Idul Fitri 1441 H.

Petugas dari unsur TNI dan Polri akan berjaga di masing-masing lokasi yang di tentukan dan akan memutarbalikkan kendaraan yang akan kembali ke Jakarta, jika tidak memenuhi kriteria dan syarat yang ditentukan sesuai SE Gugus Tugas.

Larangan Mudik Tetap Berlaku, Ini Penjelasan Kemenhub

“Kami tetap konsisten bahwa yang namanya mudik dan arus balik, baik itu yang dilakukan menjelang hari raya Idul Fitri maupun setelah Idul Fitri tetap dilarang. Yang diperbolehkan bepergian adalah orang-orang dan kegiatan yang memenuhi kriteria dan syarat yang sudah diatur di dalam Permenhub 25/2020 dan SE Gugus Tugas No 4/2020,” demikian ditegaskan Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati di Jakarta, Senin (25/5).

Adita mengatakan, pengetatan pengawasan transportasi, secara umum terbagi tiga fase .

Pertama fase jelang Idul Fitri yang dimulai sejak ditetapkannya Permenhub 25/2020 pada 23 April 2020 sampai dengan 23 Mei 2020.

Polisi Diberhentikan Petugas Malah Ngamuk, Disamperin Sesama Polisi Kabur, Ini Kata Kapolda Jabar

Kemudian fase pada saat Idul Fitri pada 24 s.d 25 Mei 2020, dan fase pasca Idul Fitri pada 26 Mei hingga selesainya masa berlaku SE Gugus Tugas.

“Pengawasan pada fase jelang Idul Fitri dan pada saat Idul Fitri sudah dilakukan dan berjalan dengan baik. Mulai hari ini kami akan fokus untuk melakukan pengawasan pada fase pasca Idul Fitri ,” jelas Adita.

Lebih lanjut Adita mengungkapkan, Kemenhub akan mendukung kebijakan pemerintah untuk melarang bepergian baik dari Jakarta ke daerah maupn sebalimnya dengan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pengetatan pengawasan transportasi di seluruh Indonesia, khususnya yang akan mengarah ke Jakarta.

Antrean Penumpang di Stasiun Tanah Abang saat Diberlakukan Pembatasan Waktu Operasional KRL

Halaman
12
Editor: Murtopo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved