Breaking News:

Hari Raya Idul Fitri

Keutamaan Puasa Syawal, Tata Cara dan Niatnya

Hukum dari puasa Syawal adalah sunnah Muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan

Editor: Dodi Hasanuddin
Tribun Style
Puasa Syawal 6 hari 

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

"Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ."

Artinya: Aku berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah SWT.

Jika lupa melafalkan niat di malam hari, untuk puasa sunah, niat boleh dilakukan di siang hari sejauh yang bersangkutan belum makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak subuh.

Berikut bacaan niat jika melafalkannya di siang hari :

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

"Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ."

Artinya: Aku berniat puasa sunah Syawwal hari ini karena Allah SWT.

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Tata Cara dan Niat Melaksanakan Puasa Syawal Selama 6 Hari Setelah Hari Raya Idul Fitri, https://style.tribunnews.com/2020/05/25/tata-cara-dan-niat-melaksanakan-puasa-syawal-selama-6-hari-setelah-hari-raya-idul-fitri?page=4.

Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved