Senin, 20 April 2026

Lifestyle

Ini Empat Cara Mengendalikan Gula Darah Usai Hari Raya Idul Fitri

Makanan yang berkarbohidrat sederhana seperti tepung dapat menaikkan kadar gula dalam darah. Kadar gula darah harus selalu dijaga.

Editor: Dodi Hasanuddin

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Umat muslim merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan berbagai menu makanan. Menu makanan yang disediakan dipastikan lezat. Mulai dari opor ayam dan semur daging sapi.

Untuk kudapan ada kue nastar, kue castangel, dan kue putri salju. Kue-kue mengandung kadar gula yang tinggi.

Tentunya makanan tersebut menggugah selera. Apalagi di masa pandemi Covid-19 yang hanya bisa rumah aja.

Kadar gula dalam darah bisa dipengaruhi langsung dari makanan yang kita makan sehari-hari.

Makanan yang berkarbohidrat sederhana seperti tepung dapat menaikkan kadar gula dalam darah.

Kadar gula darah harus selalu dijaga untuk menghindari risiko penyakit diabetes.

Namun, para penderita diabetes bisa menjaga kadar gula darahnya dengan mengkonsumsi beberapa makanan untuk menjaga gula darah.

Raffi Ahmad Beli Rear Wing Formula One Milik Pebalap Sean Gelael

Daftar Kuliah Tahun 1999, Aktris Hollywood Bryce Howard Baru Lulus 21 Tahun Kemudian

Antrean Penumpang di Stasiun Tanah Abang saat Diberlakukan Pembatasan Waktu Operasional KRL

Keluarganya Sempat Dikucilkan Usai Adiknya Positif Covid-19, Via Vallen: Corona Bukan Aib!

 

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah makanan yang bisa membantu mengendalikan kadar gula darah.

Makanan berprotein

Makanan yang mengandung protein tinggi seperti telur, ikan, daging dan susu bisa membantu mengendalikan kadar gula darah.

Hal ini terjadi karena kandungan protein yang ada pada makanan bisa memberi efek netral pada kadar gula dalam darah.

Kacang-kacangan

Kacang mengandung lemak tak jenu, protein dan berbagai vitamin dan mineral lainnya.

Pare

Pare yang terkenal pahit ini mengandung senyawa mirip insulin yang disebut Polipeptida-p atau p-insulin yang terbukti bisa mengendalikan gula darah.

Menurut penelitian yang dimuat dalam Journal of Chemistry and Biology, memberi bukti bahwa konsumsi pare bisa meningkatkan serapan glukosa dan mengontrol glikemik.

Pisang

Kandungan pati pada buah pisang dapat bermanfaat bagi kesehatan dan membantu mengendalikan gula darah.

Pisang jika dikonsumsi akan memberikan efek kenyang yang lama dan mendukung proses pencernaan.

Sementara itu, disebutkan bahwa orang dengan nafsu makan berlebihan rentan mengidap penyakit diabetes tipe 2, penyakit jantung dan pembuluh darah, obesitas, dan sindrom metabolik.

Simak 3 cara berikut supaya bisa mengontrol nafsu makan saat lebaran dan liburan.

Fokus saat makan

Banyak orang makan sambil lalu atau makan sambil mengerjakan hal lain.

Kondisi ini menyebabkan otak tidak mengingat informasi seberapa banyak asupan yang Anda makan, sehingga Anda sulit mengontrol rasa kenyang dan lapar.

Coba untuk menikmati makanan dengan fokus

Hentikan segala sesuatu yang sedang Anda kerjakan dan nikmati makanan dan resapi pengalaman seutuhnya.

Anda bisa mulai dengan menikmati makan tanpa bermain HP, menonton televisi, dan sebagainya.

Kurangi konsumsi gula dan garam

Gula dan garam adalah penambah nafsu makan. Untuk itu, coba untuk makan minim gula dan garam.

Cara mengurangi nafsu makan berlebihan dengan diet garam dan gula ini mungkin tidak mudah dikerjakan sekaligus.

Anda bisa memulainya secara bertahap. Seoring berjalannya waktu, langit-langit di mulut akan menyesuaikan dengan kebiasaan baik tersebut.

Untuk opsi mengurangi garam, Anda bisa menggantinya dengan rempah-rempah yang menambah cita rasa.

Untuk mengurangi gula, coba pangkas porsinya dengan signifikan dan nikmati sajian dalam takaran kecil. Nikmati perlahan-lahan sampai otak dapat sinyal Anda kenyang.

Remaja 17 Tahun Asal NTB Ditangkap Polisi Lantaran Hina Institusi Polri di Medsos

Acara Main Catur Warga Bubar Manakala Biawak Muncul, Binatang Tersebut Akhirnya Berhasil Ditangkap

Lebaran, Erix Soekamti Bagikan Momen Keakraban dengan Dua Istri dan Anak-anaknya

Keutamaan Puasa Syawal, Tata Cara dan Niatnya

 

Cari pelampiasan sehat selain makanan

Nafsu makan berlebihan juga bisa dipengaruhi kondisi bosan, cemas, stres atau marah.

Nafsu makan berlebihan juga bisa dipengaruhi kondisi bosan, cemas, stres atau marah.

Solusinya, coba cari cara untuk mengatasi naik turunnya emosi dengan jalan-jalan ringan, bermeditasi, mengobrol dengan teman, menulis, atau mendengarkan musik.

Anda juga perlu mulai menyadari saat tergoda makan atau ngemil sesuatu karena alasan emosional.

Coba tanyakan pada diri sendiri, "Apakah aku benar-benar lapar?".

Jika sudah bertanya pada diri sendiri tapi masih ingin makan, tunggu 10 menit sembari mengerjakan hal lan.

Tingkatkan jeda menjadi 15 menit, 20 menit, dan seterusnya sampai saat jam makan tiba.

Dengan meredam keinginan ngemil dan makan saat ada tekanan emosional, Anda secara tidak langsung melatih respons stres.

Coba beberapa cara mengurangi nafsu makan yang berlebihan di atas. Bila perlu, konsultasikan ke dokter untuk mencari solusi yang lebih tepat sesuai kondisi kesehatan masing-masing.

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Waspadai Kadar Gula Darah yang Tinggi Setelah Lebaran, Kendalikan dengan Mengonsumsi 4 Makanan Ini, https://style.tribunnews.com/2020/05/25/waspadai-kadar-gula-darah-yang-tinggi-setelah-lebaran-kendalikan-dengan-mengonsumsi-4-makanan-ini?page=2.

Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved