Operasi Tangkap Tangan

KPK Sebut Pelimpahan Kasus Suap ke Polisi Adalah Hal Biasa, Bukan Istimewa, Ini Alasannya

"Jadi perlu kami tegaskan bahwa KPK tidak hanya kali ini melimpahkan kasus ke penegak hukum lain. Jadi tidak hanya sekali ini..."

Istimewa
Jubir KPK Ali Fikri (kiri) bersama Kabid Humas PMJ Kombes Yusri Yunus dan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Roma Hutajulu memberikan keterangan terkait┬ápelimpahan kasus suap tunjangan hari raya (THR) pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) oleh jajaran pimpinan Universitas Jakarta (UNJ) dari KPK ke Polda Metro Jaya di Mapolda Metro, Sabtu (23/5/2020). 

"Salah satu alasannya adalah ketika kita mendalami dan memeriksa semuanya dalam operasi tangkap tangan, karena tidak ditemukan perbuatan pelaku penyelenggara negara, maka kami limpahkan ke penegak hukum lain..."

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI -- Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri menyatakan bahwa pelimpahan kasus dugaan suap THR pejabat Kemendikbud, ke kepolisian atau Polda Metro Jaya, bukanlah hal istimewa.

Menurut Fikri, sebelumnya sudah beberapa kali KPK melimpahkan kasus ke penegak hukum lain seperti polisi atau jaksa, jika dalam pemeriksaan awal pihaknya tidak menemukan adanya perbuatan suap atau korupsi yang dilakukan penyelenggara negara.

"Jadi perlu kami tegaskan bahwa KPK tidak hanya kali ini melimpahkan kasus ke penegak hukum lain. Jadi tidak hanya sekali ini," tandas Ali Fikri di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (23/5/2020).

Dibilang MAKI OTT Tidak Berkelas, Sangat Memalukan, dan Cuma Level Kampus, KPK Tanggapi Begini

Nasib OTT Kasus Dugaan Suap THR Pejabat Kemendikbud, KPK Menangkap, Polisi yang Memulangkan

Siang Ini, Sabtu 23 Mei 2020, Polda Metro Beberkan Kasus Suap THR Pejabat Kemendikbud

Sebelumnya, kata Ali Fikri, sudah beberapa kali pihaknya melimpahkan kasus ke kepolisian atau kejaksaan.

"Dan sama alasan salah satunya adalah ketika kita mendalami dan memeriksa semuanya dalam operasi tangkap tangan, karena tidak ditemukan perbuatan pelaku penyelenggara negara maka kami limpahkan ke penegak hukum lain," kata Ali Fikri.

Meski begitu kata dia saat kasus dilimpahkan, KPK tidak serta merta lepas tangan namun tetap melakukan supervisi kasus tersebut.

"Jadi kita membangun sinergitas dengan koordinasi dan supervisi bersama penegak hukim lain," katanya.

Ngga Masalah Lebaran di Rumah Aja, Yuk Silaturahmi Virtual dengan 8 Orang via WhatsApp, Ini Caranya

Samsung Galaxy S20 Series Pas Buat Nge-Game, Spek Fotografinya Menjanjikan, Harganya?

Operasi tangkap tangan

Seperti diketahui kasus dugaan suap THR pejabat Kemendikbud hasil operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah dilimpahkan KPK ke Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Alasannya, KPK tidak menemukan adanya perbuatan tindak pidana yang dilakukan penyelenggara negara dalam pemeriksaan terhadap 7 orang yang diduga terlibat.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved