Virus Corona

Ekonomi Atau Pandemi, Mana yang Harus Didahulukan Pemerintah Terkait Corona? Begini Penjelasannya

Di masyarakat berkembang pemikiran tentang langkah yang tengah dilakukan pemerintah terkait penanganan wabah corona.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Ilustrasi: Pejabat Kota Tangerang bersama TNI dan Polri melakukan pengawasan di pusat perbelanjaan Plaza Ciledug, Kota Tangerang, Kamis (21/5/2020). Ada wacana mal akan dibuka kembali di tengah pandemi, itu menjadi wacana di publik soal pilihan tangani ekonomi atau pandemi dulu. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Di masyarakat berkembang pemikiran tentang langkah yang tengah dilakukan pemerintah terkait penanganan wabah corona.

Pemikiran itu menjadi dua hal yakni Ekonomi Dulu atau Pandemi Dulu?

Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo buka suara soal anggapan ekonomi versus pandemi tersebut.

Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo.
Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo. (Istimewa)

Masyarakat beranggapan pandemi harus didahulukan saat masa krisis Covid-19, tetapi pemerintah dianggap berpikiran sebaliknya.

Di Tengah Ekonomi Sulit karena Pandemi Corona 109 Tenaga Medis Malah Dipecat RSUD Ogan Ilir

Kepemimpinan Kuat Kunci Keberhasilan Daerah Entaskan Masyarakat dari Covid-19 dan Dampak Ekonomi

Menurut Yustinus, tidak ada ekonomi versus pandemi.

Pasalnya yang terjadi saat pandemi Covid-19 adalah ekonomi pandemi.

Yakni kebijakan ekonomi sepenuhnya diarahkan untuk mengatasi masalah kesehatan, jaminan sosial, dan dunia usaha.

Truk Tangki Pertamina Terbakar Hebat di SPBU, Sopir Terpental Hingga Patah Tulang, Ini Penyebabnya

"Refleksi untuk diri kita, benarkah ekonomi itu adalah sesuatu yang harus berhadapan dengan pandemi? Ekonomi dulu atau pandemi dulu? Seolah-olah begitu anggapannya. Tidak. Yang terjadi sekarang adalah ekonomi pandemi," kata Yustinus dalam konferensi video, Jumat (22/5/2020).

Yustinus mengatakan, ekonomi pandemi adalah hal yang tidak bisa dipisahkan.

Ekonomi pandemi mengingatkannya pada paham negara kesejahteraan, ada peluang untuk memperkuat peran negara melalui redistribusi dan penataan kelembagaan.

Kim Jong Un Tak Ada Kabar, Jika Sampai Adiknya, Kim Yo Jong Tampil di TV Berarti Ada Masalah Serius

Halaman
12
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved