Virus Corona

Karyawan Terkena PHK Imbas Covid-19 Justru Direkrut Qomar Thousand Group

Di saat PHK terjadi imbas pandemi Covid-19 di Tanah Air, ternyata masih ada perusahaan yang tetap melakukan perekrutan karyawan.

Dokumen pribadi
Alfian Khomari, CEO Qomar Thousand Group 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ketika beberapa perusahaan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK imbas pandemi Covid-19, masih ada perusahaan yang tetap melakukan perekrutan karyawan.

Satu di antaranya adalah PT Qomar Investama Indonesia (Qomar Thousand Group). Perusahaan induk (Holding Company) yang fokus pada sektor bisnis antara lain industri properti dan agrobisnis ini bersedia menampung karyawan yang terkena PHK di perusahaan sebelumnya.

CEO Qomar Thousand Group, Alfian Khomari mengatakan pihaknya menemukan peluang dari sektor pangan agrobisnis ketimbang beberapa sektor lain.

Sektor yang dimaksud adalah perdagangan umum, kontraktor jaringan infrastruktur IT, maupun investasi.

Menurut Alfian, permintaan kebutuhan pokok pangan pertanian mengalami peningkatan dan inilah yang masih menjadi potensi omzet Qomar Thousand Group.

"Sektor yang masih bisa menjadi peluang untuk mengamankan cash flow perusahaan yaitu sektor pangan agrobisnis," kata Alfian melalui keterangan pers yang diterima, Sabtu (23/5/2020).

Bahkan anak perusahaan yang bergerak di sektor agrobisnis, PT Qomar Agro Nusantara, disebut Alfian telah merekrut beberapa bekas karyawan yang terkena PHK imbas pandemi Covid-19.

"Hal ini dilakukan karena perusahaan melihat permintaan pasar di bidang ini yang mengalami peningkatan serta perusahaan ingin turut serta mengambil peran kecil di kondisi ketika banyak perusahaan lain melakukan PHK massal dan banyak pengangguran terjadi di sektor bisnis," ujar pengusaha berusia 23 tahun itu.

Selain itu melalui divisi CSR-nya, Qomar Thousand Group turut mengambil peran sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Mereka membagikan sembako kepada masyarakat serta melakukan donasi alat kesehatan kepada Dinas Kesehatan atau rumah sakit yang membutuhkan di sekitar area Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur.

"Dalam kondisi seperti sekarang, para pengusaha harus ambil peran dan bergerak ikut serta membantu dalam mengurangi beban pemerintah. Sekecil apapun perannya akan sangat membantu. Saya berharap musibah ini segera selesai dan semua lekas membaik supaya aktivitas dapat berjalan normal seperti semula khususnya di sektor bisnis," ujarnya.

Editor: Eko Priyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved