Sampah

Gunungan Sampah TPA Cipeucang Longsor, Aktivis Lingkungan Minta Pemkot Tangsel Bertanggung Jawab

Aktivis lingkungan Tangerang Selatan (Tangsel) minta Pemerintah Kota Tangsel bertanggung jawab atas longsoran sampah ke aliran Sungai Cisadane.

Rizki Amana
Kondisi Gunungan sampah TPA Cipeucang, Serpong, Tangsel yang longsor hingga menutup sebagian aliran Sungai Cisadane, Jumat (22/5/2020). 

Warga setempat mengatakan,  konstruksi turap dibangun di atas tanah yang telah tertumpuk ratusan ton sampah.

"Menurut laporan kalau konstruksinya turap dibangun di atas sampah, itu enggak mungkin kuat. Harus di atas tanah dibangunnya pondasi yang kuat," kata Alex.

"Bayangkan baru dibangun Desember sudah jebol dengan anggaran sekian milyar kan sia-sia saja," katanya lagi.

Menurut dia, hal tersebut harus segera ditangani karena jika aliran sungai terhambat akan membuat genangan dan banjir di sekitarnya.

Sampah Kiriman di Sungai Cisadane Diduga Berasal dari TPA Cipeucang Tangsel

Sebelumnya, Yepi Suheman mengakui bahwa kapasitan sampah di TPA Cipeucang sudah kelebihan muatan.

"Sampah tiap hari ada 300 ton yang diangkut ke TPA. Sehingga mau tidak mau landfill (penimbunan sampah pada satu lubang tanah) sudah penuh itu diupayakan masih menampung dengan cara diratakan tumpukan atasnya," katanya.

Dia menjelaskan, kondisi luas lahan pada TPA hanya 13 hektare dan memiliki dua landfill yang disediakan dengan masing-masing landfill berukuran 2,5 hektare.

Ditambah kondisi cuaca curah hujan tinggi terus mengguyur kawasan sekitar dalam beberapa waktu terkahir.
 

Penulis: Rizki Amana
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved