Virus Corona

Cerita Keluarga Pasien Corona Dimintai Uang Rp 3 Juta, Pihak RS Klaim Salah Paham, Uang Dikembalikan

Ini kisah keluarga urus pasien corona ternyata dimintai uang hingga Rp 3 juta. Pihak rumah sakit mengklaim hanya salah paham dan kembalikan uang

Capture video youtube
Foto petugas rumah sakit terima uang urus jenazah yang semestinya gratis karena ditanggung negara. Pihak rumah sakit menyebut hanya salah paham semata 

Padahal, dalam aturan terbaru biaya pemulasaraan jenazah PDP bisa diklaim.

Dalam aturan lama, biaya jenazah pasien yang belum terkonfirmasi Covid-19 tidak ditanggung negara.

Biaya Rp 3 juta itu digunakan untuk pengadaan peti jenazah, plastik, dan kebutuhan lainnya.

Selain kesalahpahaman petugas, pertengkaran itu juga terjadi karena pihak keluarga tak kuasa mengontrol emosi.

"Masalah yang ramai itu adalah masalah uang. Sesuai SE Nomor 6, (biaya pemulasaraan jenazah) untuk pasien PDP bisa diklaim. Nah, personelnya (petugas) tidak paham, jadi masih menerapkan SE yang lama," kata Sugeng.

UPDATE, Sebelum Jatuh Pilot Pakistan Airlines Beri Sinyal Ada Kerusakan, Penduduk Ada yang Tewas?

Menurut Sugeng, uang sebesar Rp 3 juta itu hanya sebagai jaminan.

Keesokan harinya, petugas rumah sakit itu berkonsultasi dengan atasannya.

Atasannya pun membenarkan biaya pemulasaraan jenazah PDP ditanggung negara.

Namun, petugas itu tak langsung mengembalikan uang kepada keluarga pasien.

Simak Tata Cara dan Waktu Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Rumah saat Virus Corona Mewabah

Petugas itu menunggu keluarga pasien datang ke rumah sakit.

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved