Virus Corona

Cerita Keluarga Pasien Corona Dimintai Uang Rp 3 Juta, Pihak RS Klaim Salah Paham, Uang Dikembalikan

Ini kisah keluarga urus pasien corona ternyata dimintai uang hingga Rp 3 juta. Pihak rumah sakit mengklaim hanya salah paham dan kembalikan uang

Capture video youtube
Foto petugas rumah sakit terima uang urus jenazah yang semestinya gratis karena ditanggung negara. Pihak rumah sakit menyebut hanya salah paham semata 

WARTAKOTALIVE.COM, MOJOKERTO -- Ini kisah keluarga urus pasien corona ternyata dimintai uang hingga Rp 3 juta.

Pihak rumah sakit mengklaim hanya salah kemunikasi dan akan mengembalikan uang tersebut. 

Video perdebatan keluarga pasien yang dimintai uang dan petugas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wahidin Sudirohusodo Mojokerto, viral di media sosial sejak Kamis (21/5/2020) malam.

Terlanjur Viral, Perawat Rusia yang Hanya Pakai Lingerie Saat Layani Pasien Corona Kini Stres

Pasien Corona di Tasikmalaya Mengamuk, Coba Tularkan Virus Corona dengan Peluk Orang di Dekatnya

Potongan video tersebut tersebar di beberapa media sosial seperti Instagram dan Facebook.

Masyarakat juga ramai membagikan video itu di aplikasi pesan instan, WhatsApp.

Berdasarkan percakapan yang terekam dalam video itu, keluarga pasien mempertanyakan uang sebesar Rp 3 juta yang diminta petugas rumah sakit.

Ini Alasan Polisi Izinkan Warga Jabodetabek Mudik Lokal, Anies Larang karena Virus Tak Kenal Lebaran

Petugas menyebut uang itu akan digunakan untuk biaya pemulasaraan jenazah pasien yang meninggal. Keluarga itu terlihat beberapa kali mengutarakan keluhannya kepada petugas.

Mereka mempertanyakan uang itu. Tapi, mereka juga menyerahkan uang Rp 3 juta itu untuk mengurus jenazah.

Tangkapan layar video perdebatan antara keluarga pasien dengan petugas di RSUD dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Mojokerto, Jawa Timur, terkait permintaan biaya Rp. 3.000.000 untuk pemulasaraan jenazah Pasien Dalam Pengawasn (PDP).
Tangkapan layar video perdebatan antara keluarga pasien dengan petugas di RSUD dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Mojokerto, Jawa Timur, terkait permintaan biaya Rp. 3.000.000 untuk pemulasaraan jenazah Pasien Dalam Pengawasn (PDP). (KOMPAS.COM/HANDOUT)

 Pihak keluarga memaksa petugas memberikan kwitansi sebagai tanda bukti pembayaran uang tersebut.

50 Rumah Warga Hangus Terbakar, Ini Penyebab Kebakaran di Pademangan Barat

Salah satu keluarga korban yang merekam video itu memberi tahu lokasi rumah sakit tersebut.

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved