Virus Corona Jabodetabek

UPDATE Covid-19 Kota Depok, Pasien Positif Virus Corona Tambah 38 Jadi 481 Orang, Meninggal 24 Orang

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok update kasus Covid-19 di Kota Depok, Jumat (22/5/2020).

Istimewa
Ilustrasi virus corona 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok update kasus Covid-19 di Kota Depok, Jumat (22/5/2020).

Dalam update kasus virus corona di Kota Depok, jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Depok meningkat pesat.

Hinga hari ini, tercatat adanya jumlah pasien positif virus corona di Kota Depok sebanyak 38 orang dan menjadi 481 orang.

"Kasus konfirmasi positif 481 orang, 117 orang sembuh, 24 meninggal," papar Wali Kota Depok Mohammad Idris dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jumat (22/5/2020).

Hasil Rapid Test Massal Pemkot Depok dan BIN Terhadap 531 Warga, 33 Dinyatakan Reaktif Covid-19

Terdapat 38 Pasien Baru Positif Covid-19 di Depok, Ini Penyebabnya Menurut Wali Kota

Cegah Penyebaran Covid-19, PMI Kota Depok Semprotkan Cairan Disinfektan di Jalan Raya Cipayung

Lonjakan penambahan kasus juga terjadi pada Orang Tanpa Gejala (OTG) yakni sebanyak 66 orang menjadi 1.616 orang dengan rincian 708 orang dinyatakan telah selesai dipantau, dan 908 orang lainnya masih terus dilakukan pemantauan.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat sebanyak 3.662 orang atau bertambah sebanyak 29 orang dihari sebelumnya dengan rincian 2.122 dinyatakan selesai dipantau, 1.540 orang lainnya masih dalam pemantauan.

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih dalam jumlah yang sama dengan hari sebelumnya yakni 1.375 orang, dengan rincian 725 orang dinyatakan selesai diawasi, dan 650 orang masih dalam pengawasan.

"Untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 68 orang, tidak ada penambahan dibandingkan hari sebelumnya. Status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR," katanya.

Idris mengatakan, nantinya hasil PCR tersebut hanya dikeluarka oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI.

Halaman
1234
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved